Pariwisata

Koper: Hindari Lantai Hotel, Jaga Kebersihan Optimal

Jakarta – Para ahli perjalanan menyarankan wisatawan untuk tidak meletakkan koper di tempat tidur atau lantai kamar hotel. Tindakan ini berisiko membawa kutu busuk, kuman, bahkan hama tak terduga ke dalam barang bawaan Anda.

LaDell Carter, pendiri dan konsultan perjalanan utama di Royal Expression Travels, secara tegas menganjurkan penggunaan rak bagasi atau penyimpanan di lemari. “Secara pribadi, saya selalu menggunakan rak bagasi untuk membongkar dan kemudian menyimpan bagasi saya di lemari,” ujarnya.

Pakar perjalanan kesehatan, Kelli Tolliday, menjelaskan bahwa kutu busuk dapat dengan mudah merayap ke dalam koper, pakaian, dan barang-barang pribadi. “Setelah mereka menetap, kutu busuk bisa sangat sulit dan mahal untuk dibasmi, menyebabkan masalah yang signifikan bagi para pelancong,” katanya.

Selain karena risiko kutu busuk, Tolliday menambahkan bahwa lantai kamar hotel, terutama yang berkarpet, bisa menjadi sarang kotoran, bakteri, dan berbagai hal lainnya. “Lantai terpapar sepatu tamu sebelumnya, tumpahan, dan bahan kimia pembersih,” ujar pendiri Rising Nature Retreats ini.

Carter bahkan menceritakan pengalamannya saat bepergian ke Jamaika. Ia pernah secara tidak sengaja membawa pulang kadal kecil yang merayap ke dalam kopernya setelah sebentar meninggalkan barang bawaan di lantai.

Komisi VII Desak Kemenpar Susun Anggaran 2027 Lebih Berimbang

Seperti saran Carter, barang bawaan sebaiknya diletakkan di permukaan yang keras untuk mengurangi risiko tertular kutu busuk. Menjauhkan barang bawaan dari lantai kamar hotel dapat meningkatkan pengalaman perjalanan, memastikan barang tetap aman, bersih, dan teratur.

Pendiri Just Packed, Lydia Mansel, juga menyarankan penyimpanan koper di kamar mandi. Setelah memeriksa kamar hotel bebas kutu busuk, ia meletakkan barang bawaannya di kamar mandi, pintu masuk, atau ruang lain yang jauh dari tempat tidur, bukan di karpet. “Dengan begitu, barang bawaan saya cukup jauh dari furnitur tempat kutu busuk biasanya bersarang,” jelas penulis perjalanan itu.

Mansel bahkan kadang meninggalkan catatan di atas koper untuk petugas kebersihan, yang isinya meminta mereka untuk meninggalkan tas di bak mandi. Ini dilakukan untuk memastikan barang bawaannya tetap di tempat yang aman, terutama jika ia memindahkan tas ke rak bagasi yang juga berpotensi menjadi sarang kutu busuk.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru