Jakarta – Timur Kapadze, mantan pelatih Uzbekistan yang tengah menjadi sorotan karena rumor melatih Timnas Indonesia, memberikan sinyal positif terkait kehadiran pemain naturalisasi. Saat berada di Masjid Istiqlal pada Jumat (21/11/2025), Kapadze menekankan bahwa motivasi dan kesiapan berjuang adalah kunci utama, tanpa memandang latar belakang pemain.
Kapadze mengakui telah melakukan observasi mendalam tentang dinamika sepak bola Indonesia, termasuk pandangan penggemar. Ia menyadari bahwa Timnas Indonesia telah diperkuat sejumlah pemain naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Tentu saja, sekarang ketika saya berangkat ke sini, saya belajar dan sudah membaca sikap penonton sepakbola Indonesia ya dan ternyata sekarang sudah dua tahun, sudah ada beberapa pemain yang hasil naturalisasi,” ujarnya.
Baginya, status naturalisasi atau lokal bukan menjadi penghalang utama. Kriteria terpenting adalah kesediaan dan mentalitas untuk berkorban demi Timnas Indonesia.
“Tapi buat saya, mereka sudah masuk, mereka sudah bagian dari tim ini ya, buat saya kriterianya apakah setiap orang yang naturalisasi atau lokal, apakah mereka siap untuk *fight for Indonesia*,” tegas Kapadze.
Ia melanjutkan, “Kalau mentalnya memang mau siap untuk mengorbankan seluruh energi, seluruh usaha, mengapa tidak?” Kapadze menekankan bahwa motivasi kuat untuk membela Merah Putih adalah esensi, tanpa memandang asal-usul pemain.
Kehadiran Kapadze di Indonesia tak lepas dari rumor yang mengaitkannya dengan kursi pelatih Timnas Indonesia, yang kini sedang mencari juru taktik baru. Pria yang belum terikat kontrak dengan tim manapun ini sempat mengakui pernah dihubungi PSSI.
Sebelumnya, Kapadze dikenal sukses membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 sebelum posisinya digantikan oleh Fabio Cannavaro. Ia kemudian sempat menjadi asisten pelatih Cannavaro, namun memutuskan mengundurkan diri pada 10 November 2025.

