IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

IKA Faperta Unand Salurkan Bantuan, Ringankan Beban Mahasiswa Terdampak Bencana

Padang – Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKA Faperta) Universitas Andalas (Unand) menyalurkan bantuan senilai Rp75 juta kepada 130 mahasiswa yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. Dana yang terkumpul dari para alumni ini disalurkan secara bertahap dalam bentuk tunai dan kebutuhan pokok.

Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater dan para mahasiswa yang tengah berjuang di tengah musibah. Bantuan disesuaikan dengan tingkat dampak yang dialami masing-masing mahasiswa.

Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Unand, Jumsu Trisno mengapresiasi tinggi inisiatif dan kontribusi para alumni. "Bantuan dari alumni ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap fakultas, baik dalam pengembangan akademik maupun kegiatan sosial," ujarnya.

"Selain bantuan dari alumni, universitas juga telah memberikan bantuan kepada sivitas akademika, terutama mahasiswa yang terdampak bencana, sesuai dengan tingkat dampak yang dialami," sambungnya.

Selain itu, Fakultas Pertanian Unand turut menyalurkan bantuan melalui donasi dan dana zakat yang dikumpulkan dari para dosen.

IKEA Indonesia Ajak Masyarakat Luangkan Ruang untuk Rumah Adaptif

Ketua DPP IKA Faperta Universitas Andalas, Zola Pandu, menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya bersifat darurat. "Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, baik dalam bentuk dana maupun sembako. Saat ini masih pada tahap darurat dan akan berlanjut pada masa pemulihan atau recovery," jelasnya.

Lebih lanjut, Zola Pandu mengungkapkan bahwa kepedulian alumni tidak terbatas pada mahasiswa dan fakultas. Bantuan juga disalurkan kepada masyarakat luas yang terdampak bencana di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Agam, Sumatera Utara, dan Aceh. DPP IKA Unand di Sumatera Utara, misalnya, aktif menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak di wilayah tersebut.

Memasuki masa pemulihan, IKA Faperta Unand bersama Fakultas Pertanian Unand berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Restorasi Ekosistem". FGD ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kehutanan Provinsi, tokoh budaya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), dan stakeholder terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memulihkan lingkungan yang rusak akibat bencana.

Selain FGD, alumni dan fakultas juga merencanakan kegiatan pertanian untuk penghijauan kembali kawasan hulu sungai di sekitar cekdam Universitas Andalas. Program ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan.

Zola Pandu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. "Pembangunan ekonomi harus berjalan seimbang dengan pembangunan lingkungan," pungkasnya. Hal ini menjadi pesan kunci dalam upaya pemulihan pasca-bencana dan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Satgas PRR Dorong Sibolga Segera Salurkan TKD Rp90,52 Miliar

Komentar

Berita Populer

01

Laba PGEO Naik 15% di Semester I-2026, Begini Prospek Sahamnya

02

Rupiah Melemah ke Rp 18.100 per Dolar AS, Kurs JISDOR Menguat

03

Jaksa Agung Ultimatum Jaksa Nakal: Mengundurkan Diri atau Dipecat!

04

Prabowo Bertemu Zidane, Bahas Rencana Agresif Majukan Sepak Bola Indonesia

05

Pulang ke Rosario, Lionel Messi Fokus Beristirahat Bersama Keluarga

06

Kepala SPPG Wajib Kunjungi Sekolah, Pantau Penerima Manfaat Makan Bergizi

07

Sandiaga Uno Latih Ibu-Ibu Bikin Kue Kering Lebaran, Buka Peluang Usaha

08

Kejaksaan Agung Setorkan Uang Rp11,4 Triliun ke Kas Negara Disaksikan Prabowo

Berita Terbaru