Brno – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi start kedelapan dalam sesi kualifikasi Moto3 Ceko 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Sabtu (19/6/2026). Pencapaian ini menandai peningkatan performa signifikan bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut, setelah sebelumnya sempat mengalami kesulitan pada sesi latihan bebas.
Veda mencatatkan waktu putaran terbaik 2 menit 5,270 detik selama sesi kualifikasi berlangsung. Dengan hasil ini, ia dipastikan akan memulai balapan dari barisan ketiga, bersanding dengan dua pembalap berpengalaman, Scott Ogden dan Joel Kelso. Keberhasilan Veda menembus posisi sepuluh besar menjadi sinyal positif bagi Honda Team Asia dalam upaya mereka mendulang poin di seri Ceko musim ini.
Perjalanan Veda menuju posisi start kedelapan tidak berjalan mulus sejak awal. Pada hari pertama latihan bebas, Veda sempat terlempar dari posisi 14 besar, yang membuatnya terancam gagal melaju langsung ke babak kualifikasi kedua (Q2). Namun, keberuntungan berpihak kepada Veda setelah Eddie O’Shea dijatuhi hukuman oleh panitia balap. Hukuman tersebut membuat O’Shea terlempar dari posisi 14 besar secara akumulatif, sehingga Veda yang berada di urutan ke-15 naik satu posisi menjadi ke-14 dan berhak melaju ke Q2.
Memanfaatkan kesempatan emas tersebut, Veda tampil lebih agresif di sesi kualifikasi. Meskipun sempat tertahan di papan tengah pada awal sesi, ia berhasil memperbaiki catatan waktunya secara bertahap. Di sisi lain, persaingan di barisan depan berlangsung sangat ketat. David Almansa keluar sebagai yang tercepat dengan torehan waktu 2 menit 4,069 detik, diikuti oleh Hakim Danish di posisi kedua dengan selisih sangat tipis, yakni 0,017 detik.
Maximo Quiles, yang sempat memimpin sesi di awal kualifikasi, akhirnya harus puas menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 2 menit 4,490 detik. Persaingan di Brno kali ini memang didominasi oleh para pembalap yang mampu beradaptasi cepat dengan karakter teknis sirkuit. Bagi Veda, keberhasilan menembus posisi ke-8 merupakan lonjakan enam posisi dari performa hari pertamanya, sebuah peningkatan yang menunjukkan kemampuannya dalam melakukan evaluasi teknis bersama tim.
Direktur teknis tim menyoroti bahwa konsistensi Veda di trek menjadi kunci utama keberhasilannya dalam mengamankan posisi start yang kompetitif. Meski sempat kesulitan menembus barisan depan, Veda mampu mempertahankan ritme balap agar tetap berada di sepuluh besar. Dengan menempati posisi kedelapan, Veda memiliki peluang strategis untuk langsung menekan grup depan sejak tikungan pertama pada balapan utama nanti.
Sesi kualifikasi Q1 sendiri sempat diwarnai dominasi Marcos Uriarte yang mencatatkan waktu 2 menit 5,090 detik, disusul oleh Casey O’Gorman, Eddie O’Shea, dan Adrian Fernandez yang melengkapi daftar pembalap yang lolos ke Q2. Namun, dinamika balapan berubah drastis saat sesi Q2 dimulai, di mana David Almansa tampil sebagai pembalap yang paling dominan hingga menit-menit akhir sesi kualifikasi berakhir.

