IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Bernardo Tavares Bangga Bawa Persebaya Juara Usai Menang Adu Penalti

Pelatih Bernardo Tavares merayakan kemenangan Persebaya Surabaya dalam laga final Piala Presiden 2026
Bernardo Tavares merayakan keberhasilan Persebaya Surabaya menjuarai Piala Presiden 2026 usai menang adu penalti.

GIANYAR, Gonesia.com – Persebaya Surabaya resmi mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun setelah menundukkan Persib Bandung dalam laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8).

Skuad berjuluk Bajol Ijo tersebut memastikan diri sebagai juara turnamen pramusim bergengsi ini melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 6-5.

Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi klub kebanggaan warga Surabaya tersebut di kancah sepak bola nasional.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut keberhasilan ini memiliki makna emosional yang sangat mendalam bagi seluruh elemen tim.

“Ini adalah trofi Piala Presiden pertama untuk Persebaya. Setelah 22 tahun tanpa trofi besar, penantian itu akhirnya berakhir. Hari ini Persebaya kembali memiliki trofi,” ujar Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Kamis (6/8), sebagaimana dikutip dari JPNN.com.

Singapura Tanpa Pemain Kunci, Timnas Indonesia Siap Curi Kemenangan di Piala AFF

Bagi sang juru taktik asal Portugal tersebut, keberhasilan memenangkan adu penalti kali ini terasa sangat personal.

Ia mengakui memiliki trauma masa lalu terkait skema penentuan pemenang melalui titik putih yang pernah merenggut peluang juaranya di turnamen lain.

“Tidak mudah mendapatkan gelar juara melalui cara seperti ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Saya pernah punya pengalaman buruk sebelumnya.”

Namun, ia merasa sangat lega karena anak asuhnya mampu menunjukkan ketenangan mental di bawah tekanan tinggi saat babak adu penalti berlangsung.

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun

“Namun, saya sangat senang hari ini karena kami berhasil menang dan menjadi juara,” tegasnya.

Tavares pun memberikan apresiasi tinggi terhadap performa kolektif pemain sepanjang 90 menit waktu normal.

Menurutnya, Persebaya sejatinya tampil lebih dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan Persib Bandung.

Meskipun sempat terjadi kesalahan individu yang berujung pada gol lawan, ia menilai mentalitas pemain Bajol Ijo tetap terjaga dengan baik.

“Kami punya tiga atau empat peluang mencetak gol setelah lawan membobol gawang kami,” paparnya.

Link Live Streaming Persija vs Arema FC Perebutan Juara Tiga

Ia melanjutkan, para pemain mampu menjaga determinasi tinggi hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

“Para pemain menunjukkan determinasi tinggi hingga akhir pertandingan dan kami akhirnya berhasil membawa pulang trofi,” tutupnya.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan perombakan strategi yang diterapkan oleh manajemen Persebaya dalam menyambut musim kompetisi baru.

Gelar juara Piala Presiden 2026 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi klub untuk meraih prestasi lebih tinggi di kompetisi liga domestik mendatang.

Bagi suporter setia, trofi ini merupakan jawaban atas kesabaran panjang dalam menantikan kembalinya kejayaan tim di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Kasus Asusila TransJakarta: Polisi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Saling Meraba

03

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

06

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

07

DPRD Padang Desak Pemko Berantas Pungli, Selamatkan Pariwisata Pantai

08

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

Berita Terbaru