JAKARTA, Gonesia.com – Persib Bandung menuntaskan perjalanan mereka di turnamen pramusim Piala Presiden 2026 sebagai runner-up setelah menelan kekalahan dramatis dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti pada Kamis (6/8) malam.
Laga final yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, tersebut berakhir dengan skor 4-5 untuk keunggulan tim asal Jawa Timur dalam drama adu penalti.
Kedua kesebelasan sebelumnya bermain imbang 1-1 selama waktu normal hingga babak tambahan waktu berakhir.
Ramadhan Sananta sempat membawa timnya unggul lebih dulu sebelum Patricio Matricardi mencetak gol penyeimbang bagi Persebaya di babak pertama.
Kendati gagal membawa pulang trofi, gelandang Persib Bandung, Adam Alis, justru menunjukkan sikap legawa atas hasil akhir tersebut.
Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasakan kekecewaan mendalam atas kegagalan timnya menjadi juara.
“Selamat buat Persebaya yang sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini,” ujar Adam seperti dilansir JPNN.com.
Menurut pemain berusia 32 tahun tersebut, pencapaian hingga partai puncak merupakan bukti nyata dari kerja keras kolektif seluruh elemen tim.
Persib diketahui mengarungi turnamen pramusim ini dengan durasi persiapan yang tergolong sangat singkat.
Selain itu, komposisi skuad Pangeran Biru belum sepenuhnya lengkap saat turnamen bergulir.
Kondisi keterbatasan personel tersebut tidak menyurutkan determinasi tim untuk tetap tampil kompetitif di setiap laga.
Adam menambahkan bahwa semangat juang rekan-rekannya di lapangan menjadi poin positif yang patut diapresiasi sepanjang turnamen.
Manajemen tim juga memanfaatkan ajang ini untuk memberikan menit bermain kepada banyak wajah baru dan pemain muda.
Strategi tersebut terbukti efektif membawa Persib melaju ke final setelah menyapu bersih seluruh laga di fase grup.
Tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini bahkan sempat menyingkirkan rival abadi mereka, Persija Jakarta, pada babak semifinal.
Pengalaman selama turnamen pramusim ini kini dianggap sebagai fondasi krusial oleh Adam untuk menghadapi tantangan musim depan.
Ia merasa optimistis bahwa kekompakan yang terbangun akan meningkatkan kesiapan tim dalam mengarungi kompetisi resmi.
Fokus Persib kini segera beralih menuju babak play-off AFC Champions League Two yang sudah menanti di depan mata.
Setelah agenda internasional tersebut, mereka akan langsung menyiapkan diri untuk berkompetisi di ajang Super League 2026/27.
“Kita (Persib) fokus ke depan lagi untuk ACL dan Liga. Sampai bertemu di Liga,” pungkasnya.


