IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

DPR Menyoroti Pembayaran Cashless, Peringatkan Potensi Pelanggaran Hukum

Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Saleh Partaonan Daulay menanggapi fenomena pembayaran non tunai atau cashless melalui QRIS. Ia menyinggung peristiwa sebuah toko yang menolak transaksi tunai dari lansia yang tidak memiliki dompet digital, sehingga tidak bisa melakukan pembayaran dengan metode cashless.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, Saleh mengatakan, metode cashless juga pernah menyulitkan dirinya. Saat itu, dirinya ditolak menggunakan uang tunai saat sedang makan di restoran. Alasannya, kebijakan cashless menjadi kehendak atasan atau si pemilik resto.

"Katanya, ketentuannya seperti itu dari atasan. Padahal, atasan mereka itu adalah warga negara biasa. Karena itu, dia tidak boleh buat Undang-undang yang mengikat warga negara lain. Kalau semua orang boleh buat aturan seperti itu, dipastikan akan terjadi carut-marut. Wibawa negara sebagai negara hukum akan sangat dilemahkan," tegas Saleh seperti dikutip dari keterangan diterima, Jumat (26/12/2025).

Saleh mengakui, QRIS adalah buah kemajuan teknologi. Namun dia mewanti bahwa tidak semua pihak bisa menggunakan atau memilikinya.

"Bagaimana kalau dia hanya punya tunai? Padahal, menurut UU, setiap orang harus menerima pembayaran pakai uang tunai. Hanya dikecualikan jika uang tersebut diduga palsu. Dan yg menduga, harus membuktikannya. Jika tidak ada bukti bahwa uangnya palsu, tidak ada alasan untuk menolak pembayaran tunai," jelas dia.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Saleh pun mendorong pejabat berwenang bersikap tegas. Sebab, banyak tempat yang saat ini hanya menyediakan metode pembayaran cashless.

"Menteri Keuangan dan Gubernur BI harus turun tangan. Apalagi, sudah banyak orang yang kritis dan mencermati masalah ini. Jangan lemah dalam menegakkan aturan. Apalagi, aturan tersebut secara eksplisit disebutkan di dalam Undang-undang," dia menandasi.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

07

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

08

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

Berita Terbaru