Jakarta – Kebakaran besar di kawasan padat penduduk Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, membuat sedikitnya 250 bangunan semi permanen terdampak. Dampaknya, sekitar 300 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan api mulai terlihat sekitar pukul 21.10 WIB. Laporan baru diterima petugas lima menit kemudian, sebelum api menjalar cepat dari dua rumah warga ke bangunan lain di sekitarnya.
“Kami menerima laporan kebakaran di kawasan Kebon Kosong Kemayoran pada malam hari dan langsung mengerahkan personel gabungan bersama petugas pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Reynold dalam keterangannya, Selasa 2 Juni 2026.
Untuk mempercepat evakuasi dan pengamanan lokasi, polisi menurunkan sekitar 200 personel ke lapangan. Mereka membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa, sekaligus menjaga agar proses penanganan tetap berlangsung aman dan tertib.
Di tengah kepanikan warga, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Dua korban, Puput dan Dika, saat ini dirawat di RS Hermina Kemayoran. Sementara Suparno harus dirujuk ke RSCM untuk mendapat penanganan lanjutan.
Guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, kepolisian juga bekerja sama dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya untuk menyiapkan dapur lapangan. Fasilitas itu mulai beroperasi sejak dini hari. Selain itu, tenda-tenda darurat telah didirikan di kawasan Kebon Kosong sebagai tempat penampungan sementara.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Meski demikian, polisi menduga sumber api berasal dari korsleting listrik.


