BANDUNG – Masa depan Bojan Hodak sebagai pelatih Persib Bandung masih menjadi teka-teki menjelang berakhirnya kontrak sang juru taktik pada Mei 2024 mendatang. Meski manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sangat berharap sang pelatih bertahan, kesepakatan perpanjangan kontrak hingga kini belum tercapai.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa Bojan Hodak saat ini memilih untuk fokus menuntaskan laga pamungkas Liga 1 musim 2025/2026 melawan Persijap Jepara pada 23 Mei nanti. Pihak manajemen memutuskan untuk menghormati sikap pelatih asal Kroasia tersebut agar konsentrasi tim dalam persaingan juara tidak terganggu.
“Obrolan sudah dilakukan sejak lama, namun kami sangat menghormati keputusan Bojan yang ingin fokus menyelesaikan sisa musim ini,” ujar Adhitia.
Menurut Adhitia, manajemen dan pemain merasa puas dengan kinerja pelatih yang telah mempersembahkan dua gelar juara tersebut. Ia memastikan bahwa setelah pertandingan terakhir melawan Persijap, kedua belah pihak akan segera duduk bersama untuk membahas masa depan kerja sama mereka secara lebih serius.
Terkait adanya isu mengenai permintaan fasilitas tertentu dari Bojan Hodak, Adhitia meluruskan bahwa hal tersebut bukanlah prasyarat mutlak yang bersifat memaksa. Ia menegaskan bahwa permintaan tersebut merupakan saran yang rasional agar Persib dapat bersaing lebih kompetitif, khususnya di level Asia.
“Itu bukan prasyarat yang bersifat *mandatory*. Bojan sangat paham kondisi sepak bola di Asia Tenggara. Manajemen pun berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas tim, mulai dari lapangan latihan hingga melengkapi sarana *gym*,” jelas Adhitia.
Manajemen Persib optimistis dapat mempertahankan Bojan Hodak. Respons yang ditunjukkan sang pelatih dinilai cukup positif, sehingga perpanjangan kontrak kini hanya menunggu waktu yang tepat untuk difinalisasi. Adhitia berjanji akan segera memberikan pengumuman resmi kepada publik setelah pertemuan formal dilakukan pasca-pertandingan terakhir liga.

