Payakumbuh – Abud’s Kebab menandai usia ke-13 dengan syukuran di kawasan Outlet Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh, Senin (15/6/2026). Perayaan bertema “Still, Rolling, Strong” itu menjadi ajang refleksi atas perjalanan usaha kuliner tersebut yang kini berkembang ke sejumlah daerah di Sumatera.
Pemilik Abud’s Kebab, Mario Guswandi, menegaskan bahwa 15 Juni 2026 menjadi penanda 13 tahun berdirinya usaha yang ia rintis. Dalam sambutannya, ia menyebut pertumbuhan jaringan Abud’s Kebab tak lepas dari dukungan pelanggan, keluarga besar perusahaan, dan para karyawan.
“Hari ini, Senin, 15 Juni 2026, Abud’s Kebab genap berusia 13 tahun,” kata Mario.
Ia menjelaskan, saat ini Abud’s Kebab telah hadir di tujuh kota, yakni Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang, Pekanbaru, Jambi, dan Palembang. Jaringan itu tersebar di empat provinsi, masing-masing Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Mario juga memaparkan, total outlet yang dimiliki saat ini mencapai 53 gerai dengan sekitar 160 karyawan. Menurut dia, capaian itu menjadi dorongan bagi manajemen untuk terus memperbaiki kualitas produk dan pelayanan.
“Kami ingin terus tumbuh, memperluas jangkauan usaha, dan memberi manfaat melalui pembukaan lapangan kerja,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang menyampaikan ucapan selamat melalui video tayangan di acara syukuran. Dalam pesannya, ia menilai Abud’s Kebab berhasil mengangkat kuliner lokal hingga mampu bersaing di berbagai daerah di Indonesia.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-13 kepada Abud’s Kebab yang telah berhasil mengembangkan kuliner di wilayah Indonesia dengan puluhan cabang,” ucap Zulmaeta.
Ia berharap Abud’s Kebab terus berkembang, menjadi kebanggaan daerah, dan memberi kontribusi positif bagi perekonomian melalui pembukaan lapangan kerja.
“Mudah-mudahan semakin sukses dan maju terus, membuka lapangan pekerjaan serta menjadi kebanggaan kuliner Indonesia. Maju terus Abud’s Kebab dan sukses,” katanya.
Suasana syukuran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara dimulai dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan usaha selama 13 tahun.
Setelah itu, perwakilan karyawan menyampaikan kesan dan pesan mereka selama bergabung di perusahaan yang terus berkembang tersebut. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen yang memberi ruang bagi karyawan untuk ikut tumbuh bersama usaha.
Mario kemudian kembali menyampaikan perjalanan Abud’s Kebab sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi jaringan kuliner dengan puluhan outlet di empat provinsi. Puncak acara ditandai dengan prosesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun yang dilakukan secara simbolis oleh keluarga besar Abud’s Kebab.
Seluruh tamu yang hadir menyambut momen itu dengan antusias. Acara lalu ditutup dengan makan bersama yang mempererat hubungan manajemen, keluarga, dan seluruh karyawan Abud’s Kebab.

