IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Flotilla Global Sumud Berlayar: Aktif Menembus Blokade Israel di Gaza untuk Kemanusiaan

Gonesia – Angkatan Laut Israel dilaporkan telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) pembawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta menahan para aktivis di dalamnya, termasuk aktivis iklim Swedia Greta Thunberg. Otoritas Israel mengonfirmasi para aktivis dipindahkan ke pelabuhan Israel untuk memulai proses deportasi.

Para aktivis kemanusiaan tersebut bersikeras bahwa mereka berada di perairan internasional saat pencegatan berlangsung. Hingga Kamis (2/10/2025) pagi, GSF menyatakan beberapa kapal masih dalam penahanan. Kementerian Luar Negeri Israel mengklaim telah mencegat semua kapal kecuali satu, yang akan dihalau jika mendekat ke wilayah Gaza.

Pihak Israel beralasan bahwa tujuan sebenarnya dari armada tersebut adalah provokasi dan melayani kelompok Hamas, bukan upaya kemanusiaan. Pejabat Kementerian Luar Negeri Israel, Eden Bar Tal, menegaskan bahwa Israel tidak akan mengizinkan kapal mana pun memasuki zona pertempuran aktif.

Sebelumnya, pada pekan lalu, armada GSF telah melaporkan dugaan serangan terhadap kapal-kapal mereka. Seorang aktivis bernama Youssef Samour menyebut adanya “serangan kimia” dari pesawat tak berawak yang menyebabkan iritasi.

GSF juga melaporkan insiden ledakan setelah benda tak dikenal dijatuhkan di dek kapal mereka saat berada di selatan Pulau Kreta, Yunani, serta terputusnya komunikasi. Kelompok ini menuduh Israel melakukan eskalasi berbahaya, meski militer Israel belum memberikan pernyataan mengenai insiden tersebut.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Eropa, Italia dan Spanyol mengirimkan kapal angkatan laut untuk mendampingi armada bantuan internasional tersebut. Namun, kedua negara menyatakan kapal mereka tidak akan mendekat kurang dari 278 km dari wilayah Israel/Gaza.

Global Sumud Flotilla, yang namanya berasal dari kata Arab “Sumud” yang berarti kegigihan atau ketahanan, merupakan koalisi kapal yang membawa pasokan bantuan kemanusiaan dan aktivis dari puluhan negara. Tujuannya adalah mematahkan pengepungan ilegal di Gaza melalui laut, membuka koridor kemanusiaan, dan mengakhiri apa yang mereka sebut sebagai genosida terhadap rakyat Palestina.

Armada ini berlayar setelah para ahli dari Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) yang didukung PBB mengonfirmasi terjadinya kelaparan di Kota Gaza. GSF adalah armada ke-38 yang mencoba mematahkan blokade maritim Gaza sejak 2008, menjadikannya upaya terbesar hingga saat ini.

Upaya serupa di masa lalu sering kali berakhir dengan pencegatan. Pada 2010, sepuluh aktivis Turkiye tewas dalam insiden pencegatan kapal Mavi Marmara oleh komando Israel. Dalam beberapa bulan terakhir tahun ini, kapal-kapal Freedom Flotilla Coalition, seperti Conscience, Madleen (juga membawa Greta Thunberg), dan Handala, turut dicegat dan aktivisnya dideportasi.

Peserta GSF, Abdel Rahman Ghazal dari Kuwait, menceritakan pengalamannya di kapal Spectre yang terkena tiga “bom” dari pesawat tak berawak, salah satunya menimbulkan gas bau yang menyesakkan. Insiden ini menyebabkan protokol keselamatan di kapal diperketat.

Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Terapkan KUHP-KUHAP Baru

GSF mengklaim memiliki informasi intelijen yang kredibel mengenai upaya Israel untuk menghentikan armada dalam 48 jam ke depan. Mereka juga menyatakan semua peserta telah diancam dengan tuntutan hukum berdasarkan undang-undang antiterorisme dan hukuman penjara panjang.

Armada ini melibatkan sukarelawan dari berbagai latar belakang, mulai dari politisi hingga selebritas. Tokoh-tokoh seperti cucu Nelson Mandela, Mandla Mandela, aktris Amerika Susan Sarandon, aktris Prancis Adele Haenel, hingga mantan Wali Kota Barcelona Ada Colau turut ambil bagian. Greta Thunberg, dalam siaran langsung bersama pelapor khusus PBB Francesca Albanese, menyebut serangan tersebut sebagai taktik menakut-nakuti dan menegaskan tekad mereka untuk melanjutkan misi.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

04

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Program B50 Resmi Meluncur, Ini Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten CPO

07

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

08

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

Berita Terbaru