IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Teknologi

UMKM Beradaptasi: TikTok Hentikan Fitur Live, Strategi Baru Disiapkan

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah berupaya menjalin komunikasi dengan TikTok terkait penonaktifan fitur siaran langsung (live) yang berdampak signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fitur live di TikTok selama ini menjadi salah satu platform andalan UMKM untuk memasarkan produk mereka.

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menyatakan pihaknya memahami dampak penonaktifan fitur live terhadap UMKM dan kegiatan masyarakat yang memanfaatkan fitur tersebut.

Namun, Nezar menegaskan bahwa fitur live bukanlah satu-satunya cara bagi UMKM untuk berjualan di TikTok. Ia menyebutkan masih ada fitur-fitur lain yang dapat dimanfaatkan.

Komdigi berencana berdiskusi dengan TikTok untuk mencari solusi agar fitur live dapat digunakan dengan aman oleh pelaku UMKM dan masyarakat umum.

Sebelumnya, TikTok menonaktifkan fitur live secara sukarela, tanpa intervensi pemerintah, karena meningkatnya eskalasi kekerasan dalam unjuk rasa.

Zhipu DeepSeek: Model AI Cina yang Setara ChatGPT dengan Harga Terjangkau

Menurut survei Ipsos Indonesia pada 2024, *live streaming* berkontribusi terhadap peningkatan omzet *e-commerce* hingga 73 persen pada kuartal III 2023.

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyatakan pemblokiran fitur live berdampak pada transaksi, dan menyarankan penjual tetap menjaga interaksi dengan pembeli melalui fitur lain.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa penutupan fitur live TikTok dilakukan secara sukarela oleh pihak platform. Pemerintah berharap penutupan ini tidak berlangsung lama.

Komentar