Jakarta, Gonesia.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menerapkan kebijakan persaingan terbuka bagi seluruh pemainnya menjelang laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hingga Rabu, 23 September 2026, juru taktik asal Kanada ini belum menetapkan susunan pemain utama yang akan diturunkan sejak menit pertama.
Keputusan final mengenai komposisi skuad Garuda akan diambil setelah Herdman memantau perkembangan fisik dan taktis anak asuhnya dalam dua hari ke depan.
Persaingan internal yang ketat menjadi tolok ukur utama bagi setiap pemain untuk mengamankan posisi dalam tim inti.
“Mereka harus bersaing secara internal selama dua hari ke depan untuk mendapatkan hak bertanding. Untuk laga yang sangat penting pada hari Jumat,” ujar Herdman kepada JPNN.com seusai sesi latihan Selasa malam.
Kebijakan ini memastikan tidak ada pemain yang memiliki status aman atau jaminan posisi dalam starting XI.
Seluruh pemain yang saat ini mengikuti pemusatan latihan memiliki peluang yang setara untuk tampil sebagai starter pada pertandingan krusial tersebut.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah penyerang anyar, Luke Vickery, yang kini berpeluang besar menjalani debutnya.
Vickery mendapatkan panggilan resmi setelah status kewarganegaraannya dinyatakan rampung sepenuhnya untuk ajang internasional ini.
Meskipun berstatus pemain baru dalam daftar skuad, Vickery sebenarnya bukan sosok asing bagi staf pelatih karena telah mengikuti beberapa kali sesi latihan.
“Dia memiliki peluang bagus untuk masuk ke dalam 11 pemain utama. Namun, saya pikir setiap pemain yang hadir malam ini memiliki peluang bagus,” kata dia.
Herdman mengakui telah memantau perkembangan Vickery secara intensif sejak sesi pemusatan latihan pada bulan Mei lalu.
Ia menambahkan bahwa penyerang tersebut kemudian kembali bergabung dan menjalani porsi latihan penuh sepanjang bulan Juni.
Pengalaman berinteraksi selama tujuh hingga delapan hari latihan tersebut memberikan gambaran utuh bagi pelatih mengenai karakter serta kualitas permainan sang pemain.
Kendala administratif terkait kewarganegaraan yang sempat menghalangi Vickery tampil di pertandingan sebelumnya kini telah terselesaikan secara tuntas.
Kini, fokus utama tim adalah memaksimalkan potensi lini depan untuk menghadapi tekanan laga perdana di hadapan publik sendiri.
Sang pelatih meyakini bahwa Vickery memiliki atribut spesifik yang dibutuhkan oleh Skuad Garuda untuk membongkar pertahanan lawan.
“Jadi kami tahu banyak tentang Luke, kami tahu kualitasnya, dia tipe penyerang, punya naluri mencetak gol,” ucapnya.
Meskipun memiliki keunggulan dalam naluri mencetak gol, Herdman tetap bersikap objektif dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Evaluasi mendalam akan terus dilakukan hingga detik-detik terakhir sebelum pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Strategi ini diharapkan dapat memacu semangat kompetitif di antara pemain lokal maupun pemain yang baru bergabung.
Ketegangan di ruang ganti dianggap sebagai sinyal positif oleh tim pelatih untuk memastikan hanya pemain dengan kondisi terbaik yang akan turun ke lapangan.
Publik kini menanti komposisi akhir yang akan diracik oleh Herdman demi meraih poin penuh dalam laga pembuka turnamen bergengsi tingkat regional ini.


