CIANJUR, Gonesia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengerahkan 25 personel terlatih untuk memadamkan kebakaran hutan yang melanda kawasan Kawah Wadon di Gunung Gede pada Senin (10/8).
Upaya ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan terbakarnya lahan seluas kurang lebih satu hektare di area konservasi tersebut.
Petugas yang diterjunkan terdiri dari personel BPBD yang memiliki spesialisasi dalam penanganan bencana di medan ekstrem.
Koordinator Lapangan BPBD Cianjur, Herman, menyatakan bahwa tim tersebut harus menempuh perjalanan berat sejauh sembilan kilometer untuk mencapai titik api.
“Petugas yang diturunkan sudah memiliki pengalaman yang cukup dan keahlian dalam menangani situasi darurat dengan kondisi fisik mumpuni karena perjalanan menuju lokasi sekitar 9 kilometer dengan medan yang membutuhkan kondisi fisik prima,” kata Herman sebagaimana dilansir dari JPNN.com.
Selain tim inti, dua personel tambahan telah disiagakan di posko gabungan yang berlokasi di kawasan Cibodas.
Operasi pemadaman ini merupakan kerja kolaboratif yang melibatkan personel TNI, Polri, relawan pencinta alam, serta petugas pemadam kebakaran setempat.
Para petugas di lapangan kini dibekali dengan peralatan khusus untuk memutus jalur api di tengah vegetasi yang kering.
Hambatan komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi koordinasi tim di lapangan karena minimnya sinyal telepon seluler di area puncak gunung.
Ia menambahkan, pihak BPBD hingga saat ini masih menunggu pembaruan data terkait luasan lahan yang terdampak secara pasti.
“Kami masih menunggu laporan dari petugas yang berangkat, untuk informasi sementara kebakaran melanda lahan seluas 1 hektare di sekitar kawah,” ujarnya.
Peristiwa di Kawah Wadon ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di kawasan Gunung Gede dalam kurun waktu singkat.
Sebelumnya, kebakaran sempat melanda kawasan Alun-alun Suryakancana dengan estimasi luas lahan mencapai tiga hektare.
Pada insiden sebelumnya, upaya pemadaman melibatkan hingga 115 personel gabungan untuk melindungi ekosistem bunga edelweis.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api di Kawah Wadon.
Spekulasi mengenai penyebab kebakaran masih terus didalami mengingat insiden di Suryakancana sebelumnya diduga dipicu oleh ledakan kompor pendaki.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus mengintensifkan pemantauan di seluruh jalur pendakian untuk mencegah perluasan dampak kebakaran.
Fokus utama tim di lapangan saat ini adalah melakukan penyekatan api agar tidak merembet ke area vegetasi yang lebih luas.
Kondisi cuaca yang cenderung kering di kawasan pegunungan menjadi perhatian khusus bagi tim gabungan dalam menentukan taktik pemadaman.
Seluruh personel yang terlibat diinstruksikan untuk tetap waspada mengingat medan yang terjal dan risiko pergerakan api yang tidak menentu.
BPBD Cianjur memastikan seluruh sumber daya yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mengamankan kawasan Gunung Gede dari ancaman kerusakan lingkungan lebih lanjut.


