IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Data NFP AS Melemah, Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan Pekan Ini

Papan layar elektronik menampilkan pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah diprediksi mempertahankan momentum penguatan di awal pekan ini seiring melemahnya data tenaga kerja AS.

Jakarta, Gonesia.com – Nilai tukar rupiah diprediksi mempertahankan momentum penguatan pada perdagangan pekan ini, Senin (10/8/2026), seiring dengan melemahnya data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang mengubah ekspektasi kebijakan moneter global.

Mata uang Garuda tercatat ditutup pada level Rp 17.897 per dolar Amerika Serikat pada akhir pekan lalu, Jumat (7/8/2026).

Posisi ini mencerminkan apresiasi signifikan dibandingkan data penutupan pekan sebelumnya yang berada di angka Rp 18.022 per dolar AS.

Katalis utama di balik pergerakan ini adalah rilis data nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat periode Juli 2026 yang tercatat minus 23.000.

Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis dibandingkan data bulan Juni 2026 yang sempat mencatatkan pertumbuhan sebesar 57.000.

IHSG Tertekan Sentimen Global, Analis Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Pelemahan pasar tenaga kerja Amerika Serikat secara langsung memicu spekulasi pasar mengenai ruang pelonggaran kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve.

Analis Komoditas sekaligus Founder Traderindo.com, Wahyu Laksono, dalam laporannya kepada Kontan.co.id menyatakan bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat menjadi salah satu indikator vital dalam memetakan pergerakan dolar AS.

“Data NFP AS, data pasar tenaga kerja AS sebulan sebelumnya sangat menentukan kebijakan Fed,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan bahwa realisasi data NFP yang jauh di bawah ekspektasi tersebut memberikan tekanan balik terhadap mata uang dolar AS.

Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melambat secara otomatis memberikan ruang bernapas bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk melakukan pemulihan.

Daftar Promo Makanan Agustus 2026, Nikmati Paket Hemat Mulai Rp17 Ribuan

Sebelum data tersebut dirilis, pasar sempat berasumsi bahwa kondisi tenaga kerja Amerika Serikat masih akan tetap solid.

Namun, hasil aktual yang menunjukkan pelemahan mendalam telah mengubah sentimen pelaku pasar secara drastis dalam waktu singkat.

Selain faktor tenaga kerja, Wahyu melihat bahwa tekanan eksternal terhadap nilai tukar rupiah kini mulai mereda secara signifikan.

Faktor pendukung lainnya mencakup koreksi pada indeks dolar AS serta penurunan harga minyak dunia di pasar komoditas global.

Meredanya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran juga memberikan sentimen positif bagi stabilitas pasar keuangan domestik.

Jalin dan BACenter Kolaborasi Perkuat Digitalisasi Pembayaran Pemerintah

Memasuki perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp 17.800 hingga Rp 18.000 per dolar AS.

Untuk proyeksi sepanjang pekan ini, ia memprediksi rupiah akan berfluktuasi pada kisaran Rp 17.650 hingga Rp 18.100 per dolar AS.

Area konsolidasi mata uang domestik diproyeksikan berada di sekitar level Rp 17.800 per dolar AS.

Dinamika ini menegaskan bahwa kebijakan The Fed tetap menjadi kompas utama bagi pergerakan aset keuangan global.

Investor kini memantau dengan saksama bagaimana data ekonomi Amerika Serikat akan memengaruhi langkah bank sentral ke depan.

Stabilitas rupiah dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap data-data makro ekonomi Amerika Serikat yang akan datang.

Pemerintah dan pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang mungkin dipicu oleh sentimen eksternal lainnya.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Kasus Asusila TransJakarta: Polisi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Saling Meraba

03

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

06

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

07

DPRD Padang Desak Pemko Berantas Pungli, Selamatkan Pariwisata Pantai

08

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

Berita Terbaru