JAKARTA, Gonesia.com – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan menjadi arena perhelatan laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League musim 2026/2027.
Duel panas dua rival bebuyutan ini dijadwalkan berlangsung pada 12 September mendatang dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.
Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, mengonfirmasi bahwa manajemen klub telah mengantongi izin resmi dari pihak pengelola stadion untuk menggunakan fasilitas tersebut.
“Kami sudah dapat konfirmasi dari (pengelola) GBK. Jadi, waktu pas kemarin kami dapat draf jadwal, itu kami langsung kirim,” kata Prapanca di Jakarta, Minggu (9/8), seperti dilansir JPNN.com.
Kepastian ini menjadi langkah krusial bagi manajemen Macan Kemayoran dalam mengamankan venue pertandingan yang memiliki kapasitas 78.000 penonton tersebut.
Prapanca mengakui bahwa proses perizinan sempat melibatkan koordinasi intensif dengan pengelola GBK terkait jadwal pemeliharaan rumput stadion.
Hal ini didasari oleh rencana penggunaan stadion oleh Tim Nasional Indonesia untuk agenda FIFA Match Day pada bulan September mendatang.
Di luar pertandingan kontra Persib, pihak manajemen klub telah menyiapkan strategi rotasi stadion untuk mengarungi kompetisi musim ini.
Manajemen menargetkan pembagian penggunaan stadion yang seimbang antara GBK dan Jakarta International Stadium (JIS) sepanjang musim.
“Kami berharap sih 50 persen-50 persen gitu (penggunaan GBK dan JIS). Kami masih koordinasi (dengan pengelola JIS) makanya dimasukin GBK semua dulu (dalam draft jadwal Super League 2026/2027),” ujarnya.
Penggunaan dua stadion berstandar internasional ini diharapkan mampu mengakomodasi antusiasme suporter sekaligus menjaga kualitas lapangan.
Sementara itu, kesiapan teknis tim terus dimatangkan melalui program pemusatan latihan intensif di luar negeri.
Skuad Macan Kemayoran dijadwalkan bertolak ke Thailand pada Senin, 10 Agustus 2026, untuk menjalani rangkaian persiapan.
Ia menambahkan bahwa agenda pemusatan latihan tersebut juga akan diisi dengan serangkaian laga uji coba kompetitif.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi prima sebelum kompetisi Super League bergulir secara penuh.
Persija Jakarta berupaya membangun fondasi tim yang solid agar mampu bersaing di papan atas klasemen musim 2026/2027.
Koordinasi dengan pihak pengelola stadion dan persiapan fisik pemain saat ini menjadi fokus utama manajemen sebelum memasuki jadwal padat liga.
Kesiapan infrastruktur dan kesiapan taktik tim di bawah asuhan tim pelatih menjadi indikator keseriusan klub dalam menghadapi tantangan musim ini.
Seluruh elemen klub kini tengah fokus memastikan transisi dari masa persiapan menuju kompetisi berjalan dengan lancar tanpa hambatan teknis.


