JAKARTA – Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah pulang membawa prestasi besar dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet angkat besi putra itu merebut emas kelas 75 kilogram sekaligus memecahkan rekor dunia pada nomor yang diikutinya.
Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (1/10), Rahmat menegaskan medali emas tersebut ia dedikasikan untuk keluarga. “Ya, buat keluarga,” ujarnya kepada awak media.
Rahmat datang bersama sejumlah atlet Indonesia lain yang telah menuntaskan perjuangan di Asian Games dan kembali ke Tanah Air. Mereka disambut Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama jajaran.
Lifter berusia 25 tahun itu menjadi salah satu penyumbang emas bagi Kontingen Indonesia. Hingga Rabu (30/9), tim Merah Putih telah mengumpulkan empat medali emas pada ajang multicabang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Rahmat tampil dominan di kelas 75 kilogram putra dengan total angkatan 366 kilogram. Ia mengangkat 160 kilogram pada snatch dan 206 kilogram di clean and jerk.
Hasil itu bukan hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga mencatatkan rekor dunia untuk total angkatan dan clean and jerk di kelas 75 kilogram.
Meski demikian, Rahmat menyebut rekor bukan target utama yang ia kejar dalam pertandingan. “Fokus ke emas sebenarnya. Kalau rekor, bonus,” katanya.
Ia juga mengaku bersyukur bisa melewati persaingan ketat dengan para pesaing kuat dari negara lain. “Alhamdulillah (saya bisa meraih emas),” ucapnya.
Selain emas dari Rahmat, angkat besi Indonesia juga membawa pulang perunggu lewat Luluk Diana Tri Wijayana di nomor 49 kilogram putri dengan total angkatan 191 kilogram.


