Toronto, Gonesia.com – Kapten Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, memilih untuk menunda pembahasan mengenai kelanjutan karier internasionalnya hingga seluruh rangkaian turnamen Piala Dunia 2026 berakhir.
Pemain veteran berusia 41 tahun tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjaga performa di lapangan hijau alih-alih memikirkan masa pensiun atau masa depan jangka panjang bersama timnas.
Keputusan final terkait kariernya di level negara baru akan ia ambil setelah berdiskusi secara mendalam dengan pihak keluarga.
“Masa depan tidak penting saat ini. Saya akan membicarakannya,” ujar Ronaldo dikutip dari ESPN, Sabtu (4/7).
Ia menambahkan bahwa dirinya memerlukan waktu yang tepat untuk merenungkan langkah selanjutnya setelah turnamen selesai.
“Saya akan punya waktu, setelah kami menang atau kalah, untuk berbicara dengan keluarga saya, dan kemudian membuat keputusan seperti yang biasa saya lakukan,” lanjut bintang Al Nassr tersebut.
Pernyataan ini mencuat tak lama setelah Portugal sukses memastikan diri melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selecao das Quinas berhasil menundukkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 dalam laga ketat yang dihelat di Toronto, Kanada, pada Jumat (3/7) waktu setempat.
Ronaldo sendiri memberikan kontribusi krusial dalam pertandingan tersebut melalui gol penyama kedudukan dari titik putih.
Meski performanya tetap menjadi sorotan, pelatih memutuskan untuk menariknya keluar pada menit ke-81.
Ronaldo mengakui bahwa kemenangan tersebut diraih dengan perjuangan yang tidak mudah di tengah intensitas tinggi turnamen.
“Sepak bola seperti ini. Untuk memenangi kompetisi sebesar ini, kami harus belajar menderita. Itu adalah pertandingan yang sangat menarik bagi para penggemar,” tuturnya.
Di sisi lain, keberhasilan Portugal melangkah jauh juga tidak lepas dari peran penyerang AC Milan, Goncalo Ramos.
Ramos muncul sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu yang memastikan Portugal mengamankan tiga poin penuh atas Kroasia.
Ramos mengungkapkan bahwa ia mendapatkan suntikan motivasi dari sang kapten sebelum turun ke lapangan.
“Ronaldo memberi tahu saya bahwa saya akan membantu,” ungkap Ramos menirukan percakapan mereka.
Keyakinan Ramos bahkan sudah muncul sejak jeda babak pertama saat ia melihat situasi di ruang ganti.
“Dan saat turun minum, saya memberi tahu mereka untuk tidak khawatir, bahwa jika saya masuk, saya akan mencetak gol,” imbuhnya.
Kini, tantangan yang jauh lebih berat telah menanti skuad asuhan Portugal di babak selanjutnya.
Mereka dijadwalkan akan melakoni laga krusial menghadapi rival tetangga, Spanyol, di Dallas, Texas.
Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung pada Selasa dini hari WIB.
Publik menantikan apakah pengalaman Ronaldo akan menjadi pembeda dalam duel klasik melawan Spanyol nanti.
Hingga saat ini, Ronaldo telah mencatatkan total 146 gol di kancah internasional.
Catatan impresif tersebut menjadikannya sosok sentral sekaligus pemimpin emosional bagi skuad Portugal di Piala Dunia 2026.

