Naples, Gonesia.com – Napoli resmi mengamankan jasa Massimiliano Allegri sebagai nakhoda baru tim utama.
Manajemen klub mengikat pelatih berpengalaman tersebut dengan durasi kontrak panjang hingga 30 Juni 2029.
Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis Napoli dalam menyongsong musim kompetisi 2026/2027.
Pihak klub melalui laman resmi klub pada (12/2/2026) menyatakan bahwa mereka menyambut positif kehadiran Allegri untuk memimpin skuad.
Kehadiran pelatih asal Italia ini diharapkan mampu membawa Napoli bersaing di papan atas Serie A maupun kancah Eropa.
Bagi Allegri, Napoli bukanlah destinasi asing dalam perjalanan karier profesionalnya.
Ia pernah tercatat sebagai pemain yang berseragam klub berjuluk Partenopei tersebut pada musim 1997/1998.
Kini, ia kembali ke Naples dengan kapasitas yang berbeda, yakni sebagai peracik strategi utama.
Perjalanan kepelatihan Allegri sendiri bermula pada musim 2003/2004 silam.
Reputasinya mulai meroket ketika menukangi Sassuolo pada musim 2007/2008.
Saat itu, ia sukses membawa Sassuolo promosi perdana ke Serie B serta menjuarai Piala Super Serie C1.
Prestasi tersebut membuka jalan baginya untuk menangani Cagliari di kasta tertinggi Liga Italia.
Pada musim debutnya bersama Cagliari, ia berhasil membawa tim finis di posisi kesembilan klasemen.
Dedikasinya diganjar dengan penghargaan prestisius Panchina d’Oro sebagai Pelatih Terbaik Italia.
Karier Allegri kemudian berlanjut ke AC Milan pada tahun 2010.
Di sana, ia mempersembahkan gelar juara liga musim 2010/2011 serta trofi Piala Super Italia.
Puncak kariernya tercatat saat ia menukangi Juventus selama empat tahun sejak 2014.
Bersama klub asal Turin tersebut, ia mendominasi kompetisi domestik dengan meraih lima gelar liga secara beruntun.
Ia juga mencatatkan empat trofi Coppa Italia berturut-turut serta dua gelar Piala Super Italia.
Selain sukses di kompetisi domestik, Allegri terbukti mampu membawa Juventus tampil kompetitif di kancah internasional.
Tercatat, ia berhasil mengantarkan Si Nyonya Tua menembus babak final Liga Champions sebanyak dua kali.
Pasca sempat meninggalkan Juventus, ia kembali dan mempersembahkan gelar Coppa Italia pada tahun 2024.
Pada musim kompetisi lalu, Allegri tercatat menangani AC Milan.
Ia berhasil membawa Rossoneri mengakhiri musim dengan menempati peringkat kelima klasemen akhir.
Kini, tantangan besar menanti Allegri untuk mengembalikan kejayaan Napoli di panggung sepak bola Italia.
Manajemen klub menaruh harapan besar agar sentuhan tangan dinginnya mampu meningkatkan performa tim secara signifikan.
Proyek jangka panjang hingga 2029 menjadi bukti komitmen Napoli dalam membangun fondasi tim yang solid.

