Jakarta, Gonesia.com – Optimisme tinggi menyelimuti persiapan Tim Nasional Indonesia dalam menyongsong ASEAN Championship 2026.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Skuad Garuda mampu memutus rantai puasa gelar pada turnamen bergengsi tersebut.
Target juara ini menjadi misi utama mengingat Indonesia belum pernah sekali pun merengkuh trofi sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1996.
Indonesia tercatat sebagai tim spesialis finalis dengan rekor enam kali menempati posisi runner-up pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
“Negara kita belum pernah merasakan bagaimana indahnya, bagaimana meriahnya, dan bagaimana euforianya ketika kita bisa menjuarai, membawa trofi Piala AFF ke negara kita, khususnya tim senior,” ujar Sumardji dikutip dari pernyataan resmi PSSI.
Ia menegaskan bahwa kerinduan masyarakat terhadap gelar juara menjadi bahan bakar utama bagi tim pelatih dan para pemain.
Sumardji meyakini bahwa tahun 2026 merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia untuk mencetak sejarah baru di kawasan Asia Tenggara.
“Saya optimistis pada 2026 ini kita bisa mendapatkan apa yang menjadi cita-cita, keinginan, dan harapan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Faktor kunci yang mendasari keyakinan tersebut adalah kehadiran pelatih asal Inggris, John Herdman, yang dinilai memiliki kapasitas taktis mumpuni.
Sumardji mengakui bahwa tantangan yang dihadapi tidaklah ringan karena memerlukan persiapan yang sangat mendalam dan terukur.
“Sekali lagi, ini bukan pekerjaan mudah. Ini pekerjaan sulit dan harus dipersiapkan secara detail. Tetapi saya optimistis karena saya melihat John punya kelebihan di situ. Kami di PSSI akan terus mendorong pelatih beserta timnya agar berani mengejar target juara,” tutur Sumardji.
Senada dengan BTN, gelandang Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengonfirmasi bahwa target juara telah dipatok sejak awal penyusunan peta jalan atau roadmap tim.
Hannan menyebut bahwa John Herdman telah memberikan visi yang jelas bagi para pemain terkait target jangka panjang tim nasional.
“Targetnya adalah menjadi juara Piala AFF, kemudian melanjutkannya ke FIFA ASEAN Cup, dan selanjutnya mencapai target di Piala Asia. Roadmap tersebut memberikan motivasi yang lebih besar kepada seluruh pemain,” ujar Hannan sebagaimana dilansir dari wawancara media lokal.
Pemusatan latihan dijadwalkan akan dimulai di Bali pada 5 Juli mendatang untuk memantapkan strategi.
Pada babak penyisihan grup, Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Persaingan di grup tersebut diprediksi akan berlangsung sengit, terutama saat menghadapi Vietnam yang kerap menjadi rival kuat di kawasan ASEAN.
Seluruh elemen federasi kini terus mematangkan koordinasi demi memastikan program latihan berjalan sesuai dengan rencana strategis yang telah disusun.
Fokus utama tim saat ini adalah membangun kekompakan pemain guna menghadapi ketatnya persaingan ASEAN Championship yang akan bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

