Ekonomi

Profil Karier A Fuad Rahmany yang Kembali Menjabat Komisaris Utama KSEI

Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menetapkan jajaran Dewan Komisaris untuk masa jabatan 2026–2030 melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). A Fuad Rahmany kembali dipercaya memegang kendali sebagai Komisaris Utama, didampingi oleh dua anggota komisaris lainnya, yakni Indra Christanto dan Margeret M Tang. Pengambilan keputusan tersebut dilakukan secara aklamasi dengan dukungan pemegang saham yang mewakili 5.820 saham atau 97,98% dari total hak suara yang tersedia.

Kepastian mengenai komposisi pengurus baru ini tertuang dalam keterangan resmi perusahaan yang dirilis pada Jumat (19/6). Proses pemilihan tersebut mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap keberlanjutan kepemimpinan dalam mengawasi operasional lembaga penyimpanan dan penyelesaian efek di Indonesia. KSEI menegaskan bahwa proses pengangkatan berjalan sesuai dengan mekanisme tata kelola perusahaan yang berlaku di pasar modal.

A Fuad Rahmany bukanlah sosok asing dalam ekosistem keuangan nasional. Sebelum kembali memimpin jajaran komisaris KSEI, ia memiliki riwayat karier yang mentereng di sektor publik dan swasta. Fuad pernah menjabat sebagai Ketua Bapepam-LK pada periode 2006–2011, Komisioner LPS, hingga posisi strategis sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada rentang 2011–2014. Pengalaman panjangnya di berbagai posisi komisaris perusahaan sejak 2014 menjadi modal utama dalam mengarahkan kebijakan KSEI selama empat tahun ke depan.

Di sisi lain, Indra Christanto kembali terpilih untuk periode kedua sebagai komisaris. Saat ini, Indra aktif menjabat sebagai Presiden Direktur PT Panin Sekuritas Tbk. Rekam jejaknya di industri pasar modal cukup mendalam, dengan pengalaman di berbagai posisi strategis, termasuk sebagai anggota Komite Perdagangan dan Komisi Disiplin di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Keterlibatannya dalam berbagai komite teknis di industri sekuritas diharapkan mampu memperkuat pengawasan KSEI terhadap perantara pedagang efek.

Adapun Margeret M Tang hadir sebagai wajah baru dalam jajaran Dewan Komisaris KSEI untuk periode mendatang. Meski baru dalam struktur komisaris ini, Margeret memiliki kedekatan historis yang kuat dengan KSEI. Ia tercatat pernah menduduki kursi Direktur Utama KSEI pada periode 2015–2016. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman luas di lembaga penunjang pasar modal lainnya, termasuk sebagai Komisaris PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) selama tujuh tahun hingga 2023.

Prabowo Dorong Bank BUMN Beri Kredit Murah untuk UMKM

Perubahan struktur pengawasan ini akan bersinergi dengan Dewan Direksi yang dipimpin oleh Samsul Hidayat sebagai Direktur Utama. Manajemen KSEI ke depan akan berfokus pada pengembangan infrastruktur pasar modal dan pengawasan kustodian. Susunan lengkap Direksi KSEI saat ini meliputi Eqy EssIqy sebagai Direktur Penyelesaian Kustodian dan Pengawasan, Dharma Setyadi sebagai Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi, serta Imelda Sebayang sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi. Komposisi kepemimpinan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas dan efisiensi sistem transaksi efek di pasar modal Indonesia.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

05

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru