JAKARTA – Persija Jakarta secara resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Pelatih asal Korea Selatan tersebut didatangkan manajemen Macan Kemayoran guna memperkuat daya saing tim dalam perburuan gelar juara musim depan.
Kehadiran Shin Tae-yong menandai dimulainya era baru bagi skuad ibu kota setelah manajemen memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Mauricio Souza. Pergantian posisi pelatih ini dilakukan menyusul hasil evaluasi internal manajemen klub pasca berakhirnya musim 2025/2026, di mana Persija finis di peringkat ketiga dengan torehan 71 poin. Meski menempati posisi tiga besar, manajemen menilai capaian tersebut belum memenuhi target utama klub yang membidik supremasi tertinggi di sepak bola nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Shin Tae-yong menyatakan kesiapannya untuk memimpin Persija Jakarta. Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh elemen tim untuk bekerja maksimal demi mencapai target papan atas. Menurut Shin, fokus utamanya adalah membangun performa tim agar mampu konsisten bersaing memperebutkan gelar juara yang pada musim sebelumnya direbut oleh Persib Bandung, sementara posisi runner-up ditempati oleh Borneo FC.
“Saya sebagai pelatih kepala baru Persija Jakarta, memiliki target untuk meraih prestasi terbaik. Saya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan penampilan terbaik agar tim dapat mencapai posisi puncak,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers tersebut.
Bagi publik sepak bola Indonesia, sosok Shin Tae-yong bukanlah figur asing. Pelatih berusia 55 tahun tersebut sebelumnya memiliki rekam jejak panjang saat menangani Timnas Indonesia pada periode Desember 2019 hingga Januari 2025. Selama masa kepemimpinannya di tim nasional, ia berhasil mencatatkan berbagai prestasi signifikan, di antaranya membawa skuad Garuda meraih posisi runner-up pada ajang Piala AFF 2020 dan mempersembahkan medali perunggu pada SEA Games 2021.
Selain prestasi di level senior, Shin Tae-yong juga dikenal luas karena kontribusinya dalam meningkatkan peringkat FIFA Indonesia secara signifikan serta keberhasilannya meloloskan Timnas U-20 ke putaran final Piala Asia U-20 2023. Pengalaman internasional yang luas tersebut menjadi modal utama bagi manajemen Persija dalam memberikan kepercayaan kepada STY untuk menakhodai tim.
Kini, setelah sempat beristirahat dari dunia kepelatihan selama lebih dari satu tahun pasca masa baktinya di Timnas Indonesia berakhir, STY kembali ke kancah sepak bola nasional dengan tantangan yang berbeda. Ia kini memikul tanggung jawab besar untuk mengakhiri puasa gelar Persija Jakarta sekaligus menjawab ekspektasi tinggi suporter yang menuntut Macan Kemayoran kembali mendominasi persaingan di level tertinggi liga Indonesia. Fokus utama STY dalam waktu dekat adalah melakukan pembenahan strategi dan adaptasi pemain sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai.

