Ekonomi

Prabowo Lantik Pejabat Baru Hari Ini, Begini Nasib Posisi Menkeu

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat baru di Istana Kepresidenan pada Senin (8/6) pukul 16.30 WIB. Agenda pelantikan ini mencakup pengisian posisi strategis di Badan Gizi Nasional (BGN) serta penunjukan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Nanik Sudaryati Deyang akan dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, menggantikan Dadan Hindayana. Posisi Wakil Kepala BGN juga akan diisi oleh dua pejabat baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono. Selain itu, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dipastikan akan menduduki jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri.

Kepastian mengenai pelantikan Said Iqbal dikonfirmasi langsung oleh yang bersangkutan. Said menyatakan telah menerima panggilan telepon dari Sekretaris Kabinet, Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, pada Minggu malam terkait jadwal pelantikan tersebut.

Selain pelantikan pejabat di lingkup BGN dan penasihat khusus, spekulasi mengenai perombakan kabinet (reshuffle) menteri juga menguat. Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kinerja kabinet, menyusul serangkaian evaluasi yang telah dilakukan secara bertahap sejak bulan lalu.

Sejumlah pos kementerian yang diisukan akan mengalami pergantian meliputi Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Isu perombakan juga merambah ke kursi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di tengah tekanan terhadap stabilitas ekonomi nasional.

IHSG Anjlok 2,87% di Sesi I, Rupiah Melemah ke Rp18.180

Ketidakpastian ekonomi yang tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sorotan utama. Pada perdagangan Senin pagi, IHSG tercatat anjlok sebesar 4,38% ke level 5.349, sementara nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp 18.111 per dolar AS.

Terkait posisi Menteri Keuangan, nama Muhammad Chatib Basri, anggota Dewan Ekonomi Nasional sekaligus mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014, muncul sebagai kandidat kuat pengganti. Selain itu, nama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga disebut-sebut masuk dalam bursa calon yang diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik. Keputusan akhir mengenai perombakan ini dinilai sangat bergantung pada dinamika pasar dan kondisi ekonomi terkini.

Di sisi lain, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sebelumnya telah memberikan bantahan resmi terkait rumor perombakan kursi Menteri Keuangan maupun pimpinan Bank Indonesia. Prasetyo menegaskan bahwa isu tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan penguatan koordinasi antar otoritas ekonomi nasional guna menghadapi tantangan pasar, alih-alih melakukan pergantian pejabat di sektor strategis tersebut. Hingga saat ini, pihak Istana belum memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai kepastian perombakan di level kementerian.

Komentar
IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini Akibat Tekanan Jual Tinggi

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru