JAKARTA – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp451,8 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, meski industri otomotif nasional tengah menghadapi tantangan berat sepanjang tahun lalu.
Perseroan menetapkan nilai dividen sebesar Rp170 per saham. Angka tersebut setara dengan *dividend yield* sekitar 16 persen berdasarkan harga saham pada penutupan perdagangan 25 Mei 2026.
Langkah pembagian dividen ini diambil di tengah tekanan industri otomotif dan mobilitas yang dipicu oleh pelemahan daya beli masyarakat, hambatan pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di berbagai segmen usaha.
Berdasarkan laporan kinerja tahun buku 2025, MPMX membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun. Adapun laba bersih yang berhasil dicatatkan mencapai Rp462 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan perseroan tercatat mengalami penyesuaian sekitar 1 persen, sementara laba bersih mengalami penurunan sebesar 19 persen.
*Group Chief Executive Officer* MPMX, Suwito Mawarwati, mengakui bahwa tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri otomotif nasional. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pertumbuhan usaha dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam berbisnis.
“Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan,” ujar Suwito dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan, peningkatan pembagian dividen tersebut merupakan cerminan komitmen perseroan dalam memberikan nilai berkelanjutan kepada pemegang saham. Selain itu, langkah ini juga menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Untuk menjaga performa di tengah pasar yang dinamis, perseroan berkomitmen terus memperkuat disiplin operasional dan efisiensi biaya. Selain itu, manajemen juga akan berfokus pada pengelolaan risiko serta optimalisasi portofolio bisnis agar tetap adaptif menghadapi perubahan pasar.

