Jakarta – Persija Jakarta resmi menjalin kerja sama strategis dengan apparel olahraga internasional, Adidas, untuk menyuplai perlengkapan tim selama lima tahun ke depan. Pengumuman kemitraan ini disampaikan secara resmi di Adidas Brand Center, Jakarta, pada Senin (22/6/2026), bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-499 Kota Jakarta. Kesepakatan ini menandai kembalinya kolaborasi antara kedua pihak setelah sempat terjalin pada era 1970 hingga 1990-an.
Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat eksistensi di kancah sepak bola nasional. Menurut Cinita, pemilihan Persija didasarkan pada pertimbangan rekam jejak historis klub serta besarnya basis pendukung yang dimiliki tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
“Kami memiliki visi yang sama untuk mendukung perkembangan sepak bola di Indonesia serta memberikan dukungan terbaik kepada para pemain. Persija memiliki identitas kuat dan basis massa yang besar, sehingga kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Adidas untuk memperkuat posisi kami di industri olahraga lokal,” ujar Cinita saat memberikan keterangan kepada awak media.
Kerja sama jangka panjang selama lima tahun ini mencakup penyediaan perlengkapan bagi seluruh kategori tim Persija, mulai dari skuad senior hingga tim akademi (Elite Pro Academy). Produk-produk dari jenama asal Jerman tersebut akan digunakan oleh klub untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menyambut positif kemitraan ini. Ia menekankan bahwa pemilihan Adidas bukan sekadar keputusan bisnis, melainkan upaya untuk menghadirkan kembali memori kejayaan masa lalu. Bambang mencatat bahwa pada periode 1970 hingga 1990, saat Persija menggunakan apparel Adidas, tim berhasil meraih tiga gelar juara.
“Banyak yang mungkin tidak mengetahui bahwa sejarah Persija dan Adidas sudah terjalin cukup lama. Di periode 70-an hingga awal 90-an, kami mengenakan produk mereka dan meraih kesuksesan. Inspirasi sejarah itulah yang membuat proses kerja sama ini terasa sangat natural dan sejalan dengan visi klub ke depan,” papar Bambang.
Terkait desain seragam baru, pihak Adidas belum memamerkan jersey resmi yang akan dikenakan pemain di lapangan. Saat ini, mereka baru meluncurkan produk kaus edisi penggemar berwarna hitam dengan aksen tulisan Macan Kemayoran. Peluncuran resmi jersey tim utama dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026, menjelang bergulirnya kompetisi liga.
Cinita menambahkan bahwa Adidas akan menyiapkan tiga jenis jersey, yakni kandang, tandang, dan jersey ketiga. Meski desainnya masih menjadi kejutan, ia memastikan bahwa warna kebesaran Persija, yaitu merah, tetap akan mendominasi tampilan seragam tersebut dengan memadukan bahasa desain khas Adidas. Pihak klub dan apparel berharap kemitraan ini dapat memberikan dampak positif bagi performa tim di lapangan serta meningkatkan pengalaman bagi seluruh pendukung Persija Jakarta.

