BANDUNG, Gonesia.com – Persib Bandung secara resmi masuk dalam daftar FIFA Registration Ban yang memicu perhatian publik sepak bola nasional pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Status sanksi larangan pendaftaran pemain tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan aktivitas transfer klub pada musim kompetisi 2026/2027.
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengonfirmasi bahwa persoalan administratif ini bersumber dari sengketa masa lalu yang terjadi pada tahun 2022.
Kasus hukum tersebut diketahui melibatkan mantan pelatih kepala tim, Robert Rene Alberts.
Pihak manajemen mengakui baru menerima informasi terkait perkembangan sanksi FIFA tersebut dalam waktu dekat.
Klub berjuluk Maung Bandung itu kini tengah melakukan penelusuran mendalam terhadap detail perkara guna menentukan langkah hukum yang tepat.
Sebagaimana dilaporkan JPNN.com, pihak internal klub telah memberikan pernyataan resmi mengenai posisi mereka dalam menghadapi masalah ini.
“Persoalan ini berasal dari perkara lama pada 2022. Setelah mendapatkan informasi mengenai keputusan FIFA, kami langsung mempelajari seluruh aspek kasus tersebut untuk menentukan langkah yang harus dilakukan,” bunyi pernyataan Persib.
Manajemen menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan serius dan sesuai aturan.
Mereka menyatakan bahwa proses penyelesaian akan ditempuh melalui prosedur resmi yang telah ditetapkan oleh federasi dan regulator sepak bola dunia.
“Kami akan menindaklanjuti keputusan tersebut dengan serius. Semua kewajiban yang muncul akan kami selesaikan melalui jalur dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan,” lanjutnya.
Di tengah tekanan administratif tersebut, persiapan tim untuk menghadapi musim Super League 2026/2027 dipastikan tidak terganggu.
Klub telah menuntaskan proses pendaftaran pemain anyar kepada pihak operator kompetisi dan federasi terkait.
Manajemen meminta pendukung setia klub, Bobotoh, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu larangan pendaftaran tersebut.
“Persiapan tim tetap berjalan seperti biasa. Proses registrasi pemain baru sudah kami lakukan sesuai aturan, sementara perkara ini sedang kami tangani secara terpisah,” ujar pihak klub.
Persib menekankan bahwa seluruh dinamika internal akan dikelola dengan pertimbangan yang matang agar tidak merusak fokus tim di lapangan.
Prioritas utama manajemen saat ini adalah memastikan kesiapan skuad menyambut musim baru tanpa hambatan berarti.
Pihak klub juga berjanji akan memberikan transparansi terkait perkembangan penyelesaian kasus ini kepada publik.
Informasi lanjutan akan disampaikan secara resmi apabila sudah terdapat perkembangan yang dapat diumumkan kepada khalayak.
Langkah ini diambil untuk menjaga kondusivitas tim di tengah padatnya jadwal persiapan menghadapi kompetisi domestik mendatang.


