Berita

Arief Kamarudin Bersihkan Ikan Sapu-Sapu Invasif demi Pulihkan Ekosistem Ciliwung

Jakarta – Arief Kamarudin kini dikenal publik sebagai pegiat lingkungan asal Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang aktif menangkap ikan sapu-sapu. Spesies invasif tersebut dinilai turut memperparah rusaknya kondisi ekosistem di Kali Ciliwung. Perhatian publik yang kini mengarah padanya berangkat dari kebiasaan sederhana yang dia gandrungi sejak masih kecil.

"Kalau ditanya sejak kapan saya terlibat dalam membersihkan ikan sapu-sapu, ya dari kecil banget ya. Seingat saya sekitar SMP. Memang dari kecil hobi saya nyari ikan, ngejala. Tapi setiap ngejala di Kali Ciliwung, kebanyakan dapat sapu-sapu," kata Arief.

Kebiasaan menjala ikan sejak kecil itu perlahan memunculkan keresahan. Arief heran, alih-alih mendapatkan ikan konsumsi, dia justru terus-menerus berhadapan dengan ikan sapu-sapu, bahkan dalam jumlah besar.

"Saya ngejala itu enggak pengen dapat sapu-sapu. Emang pengen dapat ikan yang bisa dikonsumsi. Tapi karena saking banyaknya, dapetnya sapu-sapu mulu. Di situlah timbul keresahan, kenapa sih sapu-sapu banyak?" ujarnya.

Dari rasa penasarannya itulah Arief lambat laun mulai mempelajari ikan sapu-sapu lebih jauh. Dia kemudian memahami bahwa keberadaan ikan sapu-sapu bukan sekadar mengganggu, tetapi juga berdampak pada keseimbangan ekosistem.

Dirut Nindya Karya Maksimalkan Pembangunan Sekolah Rakyat Serdang Bedagai

Di usianya yang kini sudah 34 tahun, Arief tidak pernah membayangkan aktivitas membersihkan ikan sapu-sapu yang dia lakukan hingga sekarang akan mendapat perhatian dari khalayak luas.

"Saya cuma melakukan yang saya bisa, atas dasar keresahan pribadi, lalu saya tuangkan di sosial media," tuturnya.

Aktivitas Arief yang rutin menangkap ikan sapu-sapu itu, kini juga turut mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terlebih, populasi ikan sapu-sapu di wilayah ibu kota saat ini menjadi sorotan karena kian hari makin membludak.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru