Berita

Pemprov DKI Jakarta Masifkan Penangkapan Ikan Sapu-sapu Akibat Populasi Meledak

Jakarta – Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta menggencarkan penangkapan ikan sapu-sapu di sejumlah kali hingga kolam Bundaran Hotel Indonesia. Operasi penangkapan ikan bernama latin Hypostomus plecostomus itu dilakukan secara masif seiring populasi yang kian meledak.

Ikan sapu-sapu berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Spesies ini dikenal tangguh dan adaptif karena mampu bertahan hidup dalam segala kondisi, termasuk di lingkungan tercemar.

Di Indonesia, ikan sapu-sapu mudah ditemukan di kali maupun parit yang menjadi aliran air. Hewan ini kerap menjadi target perburuan warga, terutama pada malam hari.

Bagi pecinta ikan, spesies bercorak belang ini diandalkan untuk membersihkan kolam atau akuarium. Ikan ini memakan alga, lumut, sisa organik, hingga organisme kecil. Hal tersebut menjadi dasar penamaan ikan ini di Indonesia karena dianggap mampu membersihkan lumut yang mengendap.

Meski dianggap sebagai ikan pembersih, tidak banyak yang tahu bahwa ikan sapu-sapu tidak selamanya gemar melakukan pembersihan pada area sekitarnya. Berdasarkan informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, terdapat masa di mana ikan sapu-sapu tidak lagi lincah melakukan pembersihan.

Rapat Paripurna Pergantian Ketua DPRD DKI Digelar 30 April

"Ikan sapu-sapu enggak serajin yang kamu bayangkan, lho. Kenapa? Ketika sudah besar mereka cenderung menempel di dasar perairan. Makin besar, makin malas," tulis unggahan akun tersebut.

Selain lumut, ikan sapu-sapu dapat memakan polutan dan limbah yang mengandung logam berat. Oleh karena itu, ikan ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi manusia meski telah diolah. Mengonsumsi ikan sapu-sapu atau olahannya berisiko menyebabkan gatal-gatal hingga keracunan.

"Maka dari itu ikan sapu-sapu masuk ke dalam Permen KP Nomor 41 tahun 2014 tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke dalam wilayah negara Republik Indonesia."

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com