Berita

Wamen Haji Tegaskan Sistem War Ticket Belum Diterapkan Tahun Ini

Tangerang – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan wacana War Ticket atau sistem pembelian tiket langsung bukan kebijakan yang akan diterapkan dalam waktu dekat.

"(War Ticket) itu bukan kebijakan tahun ini, jadi jangan salah. Itu bukan kebijakan tahun ini, itu adalah wacana kita," ujar Dahnil saat menutup Rakernas Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Jumat.

Menurut Dahnil, istilah War Ticket muncul sebagai bagian dari upaya transformasi sistem haji guna memperpendek masa tunggu yang saat ini rata-rata mencapai 26,4 tahun.

Namun, pemerintah masih mencari formulasi yang tepat agar kebijakan tersebut tidak merugikan calon jemaah yang telah lebih dulu mendaftar.

"Ini bukan kebijakan, ini adalah upaya yang sedang kita cari untuk melakukan transformasi perhajian kita supaya kita bisa memperpendek antrian bahkan meniadakan antrian," ujarnya.

Marinus Gea Dorong Transparansi Data WNA Terintegrasi Nasional

Wacana tersebut memicu pro dan kontra di masyarakat, terutama di media sosial. Sebagian pihak menilai sistem ini berpotensi menyulitkan masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses teknologi.

Selain itu, muncul kekhawatiran terkait nasib calon jemaah yang telah menunggu puluhan tahun serta potensi praktik percaloan.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru