Berita

Smart Surau Ramai, Pemko Padang Imbau Orang Tua Waspadai Jam Rawan Anak

Padang – Program Smart Surau Pemko Padang yang dimulai 6 Oktober lalu disambut antusias siswa. Masjid dan musala di kota itu semakin ramai oleh anak-anak, terutama saat salat berjamaah.

Namun, di balik sukses ini, Pemko Padang melalui DP3AP2KB mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan, terutama pada jam rawan anak.

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Eri Sendjaya, menekankan bahwa tanggung jawab orang tua sangat penting seiring meningkatnya aktivitas anak di luar rumah, termasuk salat Subuh.

"Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak kita meramaikan masjid. Namun, kami juga mengimbau kepada seluruh orangtua untuk ikut mengawasi, terutama dengan mengantarkan anak ke masjid atau musala untuk salat Subuh," kata Eri Sendjaya, Senin (13/10/2025).

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Eri Sendjaya menjelaskan, berdasarkan kajian perlindungan anak, ada rentang waktu yang disebut "jam tidak ramah anak" atau jam rawan, yaitu pukul 19.00 hingga 05.00.

Kemendagri Ajukan Tambahan Rp6,27 Triliun untuk 2027

"Waktu rawan bagi anak adalah setelah Magrib hingga sebelum Subuh. Pada jam-jam inilah, potensi terjadinya tindak kriminalitas terhadap anak cukup tinggi," jelasnya.

Ia merinci, kejahatan seperti tawuran, pembegalan, kekerasan seksual, hingga kejahatan fatal lainnya sering terjadi pada waktu tersebut. Karena itu, kehadiran dan pengawasan orang tua menjadi garda terdepan melindungi anak-anak.

"Ini adalah tentang tanggung jawab kita bersama. Ketika anak-anak bersemangat ke surau di waktu Subuh, pastikan mereka aman dalam perjalanan. Mengantar mereka adalah bentuk perlindungan nyata," tegas Eri.

Keberhasilan program Smart Surau diharapkan tidak hanya meningkatkan sisi spiritual anak, tetapi juga harus diimbangi kewaspadaan dan kepedulian orang tua untuk menciptakan lingkungan aman bagi mereka kapan pun dan di mana pun.

Komentar
Pertamax Naik Signifikan, Harga BBM Sumbar Berubah Lagi

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru