Padang – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menilai percepatan pembangunan nasional hanya bisa berjalan optimal bila pemerintah pusat dan daerah bergerak seirama. Menurut dia, hubungan yang harmonis antartingkat pemerintahan menjadi penentu agar program strategis benar-benar sampai ke masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Zigo saat memimpin kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat MPR RI di Kota Padang, Minggu (21/6/2026). Dalam forum yang dihadiri ratusan peserta tersebut, politisi Partai Golkar itu menekankan bahwa pembangunan tidak bisa ditumpukan pada satu pihak saja.
Ia menyebut kebijakan dari pusat akan kurang efektif apabila tidak ditopang kesiapan teknis pemerintah daerah. Di sisi lain, pelaksanaan di lapangan juga membutuhkan keterlibatan aktif warga agar program yang dijalankan sesuai kebutuhan.
“Kami fokus memberikan pemahaman mengenai hubungan pusat dan daerah sebagai fondasi utama pembangunan. Sinergi yang solid adalah katalisator untuk mempercepat realisasi program strategis sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara merata,” kata Zigo di sela kegiatan.
Zigo menegaskan, keberhasilan pembangunan di suatu wilayah merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah pusat bertugas merumuskan kebijakan, daerah menjalankan program, sementara masyarakat ikut mengawasi agar pelaksanaannya tetap tepat sasaran.
Ia mengatakan pemahaman publik atas fungsi masing-masing unsur pemerintahan sangat penting untuk mencegah tumpang tindih program. Dengan begitu, pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan memberi hasil yang nyata.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Sejumlah peserta mengutarakan kebutuhan mendesak, keluhan, hingga harapan terkait pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Sumatera Barat.
Seluruh masukan itu, kata Zigo, akan dibawa sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugasnya di Senayan. Ia menegaskan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum itu saja, melainkan akan menjadi pertimbangan dalam pembahasan kebijakan di DPR RI.
“Aspirasi yang kami terima hari ini akan kami bawa ke DPR RI sebagai bahan pertimbangan kebijakan. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif mengawal jalannya program pemerintah,” ujarnya.
Zigo juga menyebut kolaborasi antara pusat, daerah, dan masyarakat merupakan syarat penting untuk mewujudkan keadilan sosial. Karena itu, ia mendorong publik untuk terus menjaga hubungan yang baik antarlevel pemerintahan demi kesejahteraan bersama.
Agenda ditutup dengan dialog terbuka yang memungkinkan para warga berinteraksi langsung dengan Zigo. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan usulan yang muncul dalam forum tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan pandangan antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan Sumatera Barat yang lebih merata dan berkeadilan.

