IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Wira Global Solusi Percepat Penjualan Proyek Properti Valley City View

Pembangunan proyek perumahan Valley City View di Cimahi yang dikelola oleh PT Wira Global Solusi Tbk.
PT Wira Global Solusi Tbk memacu penjualan unit properti di proyek Valley City View, Cimahi.

JAKARTA, Gonesia.com — PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) secara agresif memacu target penjualan properti melalui proyek Valley City View di Cimahi dengan proyeksi seluruh unit terserap pasar sepenuhnya pada tahun 2028.

Perusahaan mencatat momentum positif dalam dua bulan terakhir setelah kendala administratif berhasil diatasi.

Data terbaru menunjukkan anak usaha perseroan, PT Lereng Lembah Madu atau LandLogic, telah berhasil memasarkan 10 unit rumah hingga 25 Juli 2027.

Setiap unit rumah tersebut dibanderol dengan harga mencapai Rp 549 juta.

Direktur Utama Wira Global Solusi, Hendy Rusli, menyatakan bahwa penyelesaian administrasi splitzing pada Desember 2025 menjadi katalis utama peningkatan transaksi.

Rupiah Melemah di Tengah Isu Pengunduran Diri Gubernur Bank Indonesia

“Setelah selesai administrasi splitzing di Desember 2025, terjadi percepatan penjualan dalam 60 hari terakhir yaitu sebanyak 3 unit per bulan. Kami menargetkan penjualan seluruh inventory pada 2028,” tulisnya dalam keterbukaan informasi yang dikutip dari Kontan, Senin (27/7/2026).

Ia menambahkan bahwa progres proyek kini memasuki tahap serah terima kunci kepada para konsumen.

Pihaknya mencatat serah terima kunci unit kedua telah dilakukan secara resmi pada 25 Juli 2026.

Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam merealisasikan pengembangan kawasan hunian yang dikelola oleh LandLogic tersebut.

Dari sisi profitabilitas, perusahaan mematok target margin keuntungan sebesar 25 persen untuk setiap unit rumah yang berhasil terjual.

Bursa Asia Menguat Seiring Penurunan Harga Minyak dan Meredanya Inflasi

Pemasukan dari hasil penjualan tersebut akan dialokasikan secara strategis untuk mendukung operasional bisnis jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan difokuskan untuk memperkuat fundamental perusahaan secara keseluruhan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebagian dana juga akan digunakan untuk membangun unit-unit siap huni atau ready stock di area Valley City.

“Cash yang diterima akan digunakan untuk memperkuat fundamental perusahaan secara keseluruhan, termasuk membangun unit-unit ready stock di Valley City,” jelasnya.

Strategi ini diambil untuk memastikan ketersediaan unit bagi calon pembeli yang menginginkan hunian siap huni tanpa harus menunggu waktu pembangunan yang lama.

MTEL Rampungkan Buyback 69,7 Juta Saham Senilai Rp35,94 Miliar

Di sisi lain, perusahaan menyoroti potensi nilai aset tanah yang dimiliki di kawasan Valley City View.

Hendy menyebut bahwa nilai pasar tanah di lokasi tersebut saat ini telah mencapai sekitar Rp 4 juta per meter persegi.

Namun, nilai ekonomis yang tinggi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam laporan keuangan perseroan saat ini.

Hal itu terjadi karena aset tanah tersebut masih diklasifikasikan sebagai persediaan dalam pembukuan perusahaan.

Ke depan, perusahaan optimistis bahwa percepatan penjualan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan WGSH secara konsolidasi.

Manajemen terus melakukan pemantauan ketat terhadap progres di lapangan untuk menjaga target serapan pasar tetap sesuai dengan linimasa yang telah ditetapkan hingga 2028 mendatang.

Komentar