Magelang – Sudaryono meninjau gudang berkapasitas 7.000 ton yang terisi penuh. Ia memastikan kondisi prima gudang tersebut bukan rekayasa kunjungan presiden.
"Bahkan memang pimpinan Bulog sengaja tidak kita beritahu untuk kita pengen tahu sebenar-benarnya seperti apa dilapangan. Dan ternyata memang membanggakan, jadi stok cadangan beras pemerintah kita memang tinggi, gudang Bulog ini dimana-mana penuh," tutur Sudaryono.
"Kemarin saya juga sudah sidak di gudang Bulog tempat lain, termasuk Pak Mentan sidak di Makassar, di Bone, dan lain-lain itu penuh semua. Itu menjadi catatannya," tambahnya.
Produksi beras nasional menunjukkan tren positif dengan peningkatan 4,07 juta ton atau 13,29 persen pada 2025 berkat perluasan panen dan kebijakan pertanian.
"Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga April 2026 mencapai sekitar 4,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dan terus bergerak menuju 5 juta ton. Capaian ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri," terang anak petani asal Grobogan itu.
Sudaryono meyakini ketahanan pangan nasional ditopang stok pemerintah, ketersediaan beras masyarakat, serta potensi produksi hingga akhir tahun.
"Beras yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai hampir 12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton. Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton setara dengan ketahanan pangan hingga 11 bulan ke depan," yakin dia.

