Jakarta – Jelang debutnya di MotoGP 2026, pembalap tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mendapat pujian setinggi langit. Ia bahkan disebut sebagai reinkarnasi Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP.
Pujian ini datang dari manajer pembalap, Alberto Vergani, yang pernah bekerja dengan Stoner. Vergani meyakini bahwa talenta luar biasa yang dimiliki Toprak bisa menjadi ancaman bagi para rivalnya, termasuk rekan setimnya sendiri di Yamaha.
“Bagi yang lain, Toprak Razgatlioglu bisa menjadi masalah di Yamaha,” kata Vergani.
Toprak Razgatlioglu memang bukan nama baru di dunia balap motor. Pembalap asal Turki ini akan naik kelas ke MotoGP setelah sukses menjuarai Superbike selama dua musim berturut-turut. Ia akan menggantikan Miguel Oliveira di tim Pramac Yamaha.
Vergani menyoroti kesadaran Toprak akan tantangan yang akan dihadapinya dalam transisi dari Superbike ke MotoGP. Menurutnya, Toprak memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa.
“Saya berkesempatan berbicara dengannya di Valencia, dan itu sungguh luar biasa. Ia menyadari apa yang menantinya, kesulitan yang akan dihadapinya, dan bagaimana cara mengatasinya,” ungkap Vergani.
Lebih lanjut, Vergani membandingkan kecerdasan Toprak dengan Stoner, yang dikenal sebagai rival berat Valentino Rossi. Ia menganggap Toprak memiliki mentalitas yang sama dengan Stoner.
“Casey Stoner pernah berkata kepada saya: ketika Anda memiliki sebuah motor, pikirkan hanya tentang motor itu dan bagaimana cara mengendarainya sebaik mungkin. Di situlah Toprak berperan,” jelas Vergani.
Meski demikian, Vergani mengakui bahwa Toprak perlu beradaptasi dengan motor, ban, dan sirkuit baru di MotoGP 2026. Namun, ia tetap optimis Toprak akan mampu menunjukkan kemampuannya dan meraih hasil positif.
“Tahun 2026 akan menjadi musim penemuan baginya. Namun, saya percaya pada bakatnya, dan saya yakin dia akan menunjukkan kepada semua orang apa yang mampu dia lakukan,” tegas Vergani.
Di tim Pramac Yamaha, Toprak akan berpartner dengan pembalap senior, Jack Miller.

