Ekonomi

Saham Teknologi dan Chip Dorong Wall Street Berakhir Menguat

NEW YORK – Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (21/5). Indeks utama berhasil bangkit dari tekanan jual selama tiga hari beruntun, didorong oleh reli saham sektor teknologi dan semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan raksasa kecerdasan buatan (AI), Nvidia.

Indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI) melonjak 645,47 poin atau 1,31 persen ke level 50.009,35. Sementara itu, indeks S&P 500 (.SPX) naik 79,36 poin atau 1,08 persen ke 7.432,97, dan Nasdaq Composite (.IXIC) menguat 399,65 poin atau 1,55 persen ke posisi 26.270,36.

Saham Nvidia (NVDA.O) tercatat naik 1,3 persen. Optimisme pasar kian memuncak setelah perusahaan mengumumkan proyeksi pendapatan kuartal II yang melampaui ekspektasi analis, serta merilis rencana pembelian kembali saham (*buyback*) senilai USD 80 miliar.

Efek domino dari antisipasi laporan Nvidia turut mengerek indeks Philadelphia SE Semiconductor (.SOX) sebesar 4,5 persen. Sejumlah emiten chip mencatatkan kenaikan tajam, seperti Astera Labs yang naik 17,7 persen dan ARM Holdings yang melesat 15 persen.

Kepala Ahli Strategi Pasar BMO Private Wealth, Carol Schleif, menyebut sektor teknologi kembali menjadi motor penggerak pasar. Fokus investor telah bergeser dari kecemasan mengenai inflasi dan kenaikan suku bunga menuju narasi besar seputar inovasi AI.

Harga Minyak Anjlok 6 Persen Usai Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Rampung

Sentimen pasar sebelumnya sempat tertekan oleh ketidakpastian geopolitik terkait konflik Iran-Israel. Kekhawatiran akan lonjakan harga minyak yang memicu inflasi sempat membayangi investor. Namun, sinyal positif dari komunikasi antara Iran dan AS serta pernyataan Presiden Donald Trump yang siap menanti resolusi damai memberikan ketenangan bagi pelaku pasar.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun turut memberikan sentimen positif setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam 16 bulan terakhir.

Data terbaru dari risalah rapat Federal Reserve menunjukkan bahwa banyak pejabat bank sentral mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Meski begitu, berdasarkan data FedWatch CME Group, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember justru turun menjadi 36,8 persen dari sebelumnya 42 persen.

Kepala Ahli Strategi Ekonomi Annex Wealth Management, Brian Jacobsen, menilai kebijakan The Fed saat ini sulit diprediksi secara akurat. Hal ini disebabkan oleh besarnya variabel ketidakpastian, mulai dari harga minyak, tarif, hingga perkembangan pesat di sektor AI.

Secara sektoral, delapan dari 11 sektor utama di S&P 500 berakhir di zona hijau. Sektor teknologi dan barang konsumsi non-esensial memimpin dengan kenaikan masing-masing 2,5 persen. Sebaliknya, sektor energi tertekan 2,6 persen akibat pelemahan harga minyak dunia.

Mengenal Pengaruh IHSG pada Saham untuk Investor Pemula

Penurunan harga komoditas minyak juga berdampak positif bagi sektor penerbangan. Saham Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, dan Alaska Air melambung antara 6 persen hingga 10 persen.

Di sektor ritel, saham Target terkoreksi hampir 1 persen karena tantangan ekonomi makro, sementara Walmart melemah 2,5 persen menjelang rilis kinerja perusahaan. Di sisi lain, saham Intuit anjlok 3,9 persen menyusul kabar pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 3.000 karyawannya.

Total volume perdagangan di bursa AS mencapai 18,73 miliar saham, angka yang melampaui rata-rata volume harian dalam 20 hari terakhir sebesar 18,55 miliar saham.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

07

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com