Jakarta – Ani menyatakan suhu tinggi meningkatkan risiko heatstroke, dehidrasi, serta memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru.
"Pada saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA El Nino akan menjadi risiko yang berdampak pada kesehatan terutama pada populasi rentan (anak-anak dan lansia)," ucap dia.
Untuk menghindari dampak negatifnya, Ani mengimbau warga Jakarta melakukan beberapa hal, seperti banyak mengonsumsi air, menggunakan masker, hingga menghindari aktivitas di luar ruangan terutama antara pukul 11.00-15.00 WIB.
"Gunakan pelindung diri seperti topi atau payung bila berada di luar rungan. Selain itu gunakan tabir surya dan ikuti informasi terkait pantauan cuaca dari BMKG," jelas Ani.

