IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Prabowo Ungkap Kesedihan Indonesia Belum Lolos Piala Dunia 2026

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam pertemuan dengan periset BRIN di Istana Negara, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekecewaannya atas kegagalan timnas sepak bola Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

JAKARTA, Gonesia.com — Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketimpangan prestasi olahraga nasional dalam pertemuan dengan periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).

Ia secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kegagalan tim nasional sepak bola Indonesia untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Prabowo menilai kegagalan tersebut sebagai anomali mengingat Indonesia memiliki populasi mencapai 300 juta jiwa.

“Saya sangat sedih terus terang saja, ya kan, masalah sepak bola saja kita tidak mampu masuk Piala Dunia,” ucap Prabowo seperti dikutip dari JPNN.com.

Menurutnya, jumlah penduduk yang besar seharusnya menjadi modal utama bagi Indonesia untuk memiliki basis atlet yang mumpuni.

Link Live Streaming Persija vs Arema FC Perebutan Juara Tiga

Ia membandingkan pencapaian Indonesia dengan negara Tanjung Verde yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 meski memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit.

“Masa negara kecil seperti Cape Verde, Cape Verde masuk, saya enggak tahu itu, mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak,” kata dia.

Presiden menambahkan bahwa fenomena keberhasilan negara-negara kecil di kancah internasional menjadi cerminan bahwa Indonesia masih tertinggal.

“Apalagi banyak negara-negara kecil yang masuk ke situ,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa sepak bola hanyalah salah satu indikator kecil dari ketertinggalan Indonesia di berbagai sektor lainnya.

Boni Hargens Sebut Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo

Dalam forum tersebut, ia mencoba mencairkan suasana dengan melontarkan candaan terkait isu yang sensitif bagi para pemangku kepentingan olahraga.

“Kalau sepak bola enggak ada yang tersinggung di antara kalian, kan? Mungkin yang tersinggung Menpora mungkin, tetapi beliau juga baru Menpora-nya,” tutur Prabowo.

Meskipun merasa kecewa, ia tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang dinilai sudah berupaya keras.

Presiden mengakui bahwa tim nasional sebenarnya sudah menunjukkan progres yang signifikan dalam upaya kualifikasi.

“Beliau sudah berjuang luar biasa dan kita hampir masuk kemarin ya, hampir masuk,” tambahnya.

Kisah Heroik Kru Kapal Pertamina Melintasi Ketegangan Selat Hormuz

Ia menekankan pentingnya evaluasi mendalam terkait strategi yang diterapkan oleh federasi maupun kementerian terkait ke depannya.

Menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih taktis dan cerdas untuk meningkatkan daya saing atlet nasional di panggung global.

“Mungkin strateginya harus lebih pinter kita,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah agenda penguatan riset nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.

Ia berharap periset BRIN dapat memberikan kontribusi nyata dalam membedah hambatan-hambatan yang membuat bangsa Indonesia sulit bersaing di sektor internasional.

Presiden meyakini bahwa dengan riset yang tepat, Indonesia mampu mengejar ketertinggalan di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Kritik terbuka ini menjadi sinyal bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan perbaikan sistem pembinaan atlet secara menyeluruh.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan negara-negara lain.

Komentar