IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG Berpotensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham TPIA, CDIA, DSSA, dan BACH

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di layar monitor bursa efek
IHSG diprediksi kembali menguji level psikologis 6.400 meski sempat terkoreksi tipis pada perdagangan sebelumnya.

Jakarta, Gonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguji level psikologis 6.400 setelah sempat terkoreksi tipis akibat aksi ambil untung pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2026).

Data riset dari Kontan.co.id mencatat bahwa indeks domestik sempat menyentuh level 6.388 sebelum akhirnya ditutup melemah 0,12% ke posisi 6.343,71.

Meski terjadi tekanan jual, fundamental ekonomi dalam negeri dinilai masih cukup solid untuk menopang pergerakan pasar saham nasional.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menembus angka 5,29% secara tahunan (YoY) menjadi katalis utama yang menjaga optimisme investor di tengah fluktuasi pasar global.

Selain itu, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang dibarengi dengan tambahan stimulus pemerintah semester II-2026 turut memberikan sentimen positif bagi para pelaku pasar.

Manajemen Darma Henwa Beri Kejelasan Rencana IPO Gayo Resources Mineral

Faktor eksternal seperti meredanya ketegangan di Timur Tengah serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed, juga memberikan ruang gerak bagi IHSG.

Dalam jangka pendek, perhatian investor kini tertuju pada pengumuman calon Gubernur Bank Indonesia yang akan diputuskan pada pekan ini.

Keputusan tersebut dianggap krusial karena akan menentukan arah kebijakan moneter serta stabilitas nilai tukar rupiah dalam jangka panjang.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) edisi Jumat (7/8) menyatakan bahwa IHSG masih berada dalam tren positif selama mampu bertahan di atas area support 6.270–6.300.

“IHSG berpeluang kembali menguat untuk menguji resistance psikologis di level 6.400. Apabila mampu menembus (breakout) dan bertahan di atas level tersebut, kondisi ini berpotensi menjadi awal fase penguatan baru dengan target kenaikan berikutnya,” tulis mereka dalam riset tersebut.

IHSG Terkoreksi ke 6.343, Cek Daftar Saham yang Banyak Dilepas Asing

Di sisi lain, pasar tetap perlu mewaspadai pergerakan bursa Wall Street yang pada Kamis (6/8) ditutup melemah.

Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat turun 0,85%, S&P 500 terkoreksi 0,18%, dan Nasdaq Composite melemah tipis 0,06%.

Selain menanti keputusan suksesi kepemimpinan bank sentral, investor juga tengah memantau rilis data cadangan devisa yang diproyeksikan stabil di kisaran US$ 145,6 miliar.

Indeks Harga Properti yang diproyeksikan tumbuh 0,8% YoY juga menjadi perhatian sebagai indikator kesehatan sektor riil.

Sementara dari pasar global, data neraca perdagangan China dengan surplus US$ 107 miliar akan menjadi tolok ukur kekuatan permintaan global.

IHSG Terkoreksi, Asing Borong Saham BBCA dan TLKM Hari Ini

Terkait strategi investasi, analis merekomendasikan pembelian pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan target harga 2.285.

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga direkomendasikan beli dengan target harga 790 selama mampu menembus resistance 735.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turut dipantau dengan potensi penguatan menuju level 1.035.

Sebaliknya, investor disarankan untuk melakukan penjualan atau sell pada saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) karena indikasi tekanan jual yang masih berpotensi berlanjut ke level support 570.

Komentar