JAKARTA, Gonesia.com – Motif pengeroyokan terhadap pedagang cermin bernama Bambang Setiyawan (59) akhirnya terungkap setelah pihak kepolisian menangkap tiga tersangka yang terlibat dalam insiden tersebut.
Polda Metro Jaya menyatakan bahwa ketiga pelaku nekat melakukan tindakan kekerasan karena merasa emosi saat melintasi lokasi kejadian.
Para pelaku merasa terganggu dengan peristiwa yang terjadi saat mereka bersama-sama melintas.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Iman Imanuddin menjelaskan bahwa ketiga tersangka merupakan pekerja harian lepas yang kebetulan sedang berada di sekitar lokasi untuk mencari nafkah.
Kebetulan para pelaku ini mencari nafkah di sekitaran atau area tempat kejadian perkara.
Iman menegaskan bahwa para pelaku tersebut bukanlah bagian dari kelompok massa terorganisasi yang memiliki agenda khusus di lokasi pengeroyokan.
Untuk profilnya sendiri bahwa ketiganya merupakan pekerja kasar, serabutan.
Pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus ini setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam menggunakan metode investigasi berbasis ilmiah atau scientific crime investigation.
Penyidik sebelumnya sempat menyebarkan sketsa wajah dua orang terduga pelaku ke publik sebagai bagian dari upaya pencarian.
Langkah tersebut kemudian diikuti dengan penelusuran pergerakan para tersangka melalui analisis data lapangan.
Tim penyidik juga melakukan pencocokan sidik jari para tersangka dengan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
Dari penyelidikan di dalam penyidikan itu, tentunya diketahui para pelaku ini terus mobile dari satu tempat ke tempat yang lain.
Proses penangkapan ini menandai keberhasilan pihak kepolisian dalam mengidentifikasi individu yang terlibat di balik kericuhan yang menimpa Bambang Setiyawan.
Metode investigasi berbasis ilmiah dinilai sangat efektif dalam melacak jejak para pelaku yang sempat berpindah-pindah lokasi.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus mendalami keterangan dari ketiga tersangka untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat.
Keterangan dari para tersangka kini menjadi fokus utama penyidik untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Kasus pengeroyokan ini sempat menyita perhatian publik karena korbannya merupakan seorang pedagang kecil yang sedang menjalankan aktivitas sehari-harinya.
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memproses hukum para pelaku sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian dalam menangani perkara tersebut hingga tuntas.
Identitas para tersangka dipastikan telah dikantongi dan saat ini ketiganya telah berada dalam pengawasan ketat penyidik.
Pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan kasus untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian tetap terjaga.


