
Jakarta – Pertamina terus memperluas jangkauan layanan energi hingga ke pelosok negeri. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang diperuntukkan khusus bagi para nelayan.
SPBUN pertama di Desa Tukak, Bangka Selatan, Bangka Belitung, menjadi bukti komitmen Pertamina dalam mendukung sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.
Fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah akses nelayan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Sebelumnya, para nelayan harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mendapatkan BBM.
Dengan hadirnya SPBUN, waktu dan biaya operasional melaut dapat ditekan secara signifikan.
SPBUN Desa Tukak dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih Tukak, memastikan penyaluran BBM tepat sasaran kepada nelayan setempat.
Pertamina Patra Niaga mencatat, hingga saat ini telah mengoperasikan 416 SPBUN di berbagai wilayah Indonesia. Keberadaan SPBUN ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir.
“Kami berkomitmen untuk terus membangun SPBUN di sentra perikanan dan kampung nelayan,” ujar Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto.
Langkah ini, lanjutnya, sebagai upaya pemerataan energi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Tukak, Anwar, menyambut baik kehadiran SPBUN ini. Menurutnya, SPBUN akan sangat membantu aktivitas melaut para nelayan.
“Manfaat ekonomi dari SPBUN akan kami kelola kembali untuk meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” pungkas Anwar.


