Jakarta – Pengamat MotoGP, Chicho Lorenzo, melontarkan teori mengejutkan terkait penurunan performa signifikan Francesco Bagnaia di musim MotoGP 2025. Bukan tekanan dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai penyebab utama, melainkan bayang-bayang performa gemilang dari Alex Marquez yang justru diidentifikasi sebagai pemicu kemerosotan juara dunia dua kali itu.
Musim 2025 memang menjadi periode yang kurang menyenangkan bagi pembalap berjuluk Pecco tersebut. Setelah tampil solid di musim 2024, ia justru terdampar di peringkat keempat klasemen akhir, jauh dari persaingan gelar juara yang sebelumnya kerap ia perjuangkan. Kondisi ini sontak memicu banyak pertanyaan di kalangan penggemar dan pemerhati balap.
Menyikapi kondisi tersebut, Lorenzo, yang dikenal memiliki pandangan tajam, menyangkal anggapan umum. Banyak pihak menduga kuat Pecco kesulitan menghadapi tekanan sebagai tandem baru Marc Marquez. Namun, Lorenzo justru melihat hal yang berbeda. “Saya biasa melihat Pecco sangat tenang, sangat lembut malah,” ungkap Lorenzo, seperti dikutip dari Motosan. Ia menambahkan, “Gelar yang sudah dia bukukan membuktikan kehebatannya. Apa yang terjadi padanya? Dia harus menghadapi Marc Marquez. Namun, perlu diketahui bahwa musuhnya bukan cuma Marquez.”
Lebih lanjut, Lorenzo percaya bahwa kekalahan dari Alex Marquez-lah yang sebenarnya menjadi pemicu kemerosotan mental dan performa Bagnaia. Alex Marquez, yang kala itu membalap untuk tim satelit Gresini Racing, secara mengejutkan berhasil mengakhiri musim 2025 sebagai *runner-up* klasemen.
Dengan total 467 poin, Alex Marquez unggul telak 167 poin atas Pecco Bagnaia. “Saya pikir, yang membuat dia akhirnya masuk ke dalam lubang tersebut adalah Alex Marquez bersama tim satelit,” tutur Lorenzo. “Dia benar-benar mengalahkannya sepanjang musim penuh… Dengan sedikit pengecualian, kita sudah melihatnya sendiri. Hal itu terlihat dari data… Saya pikir, yang mengalahkan dia lebih ke Alex bukannya Marc,” pungkasnya.
Kini, publik menantikan respons Francesco Bagnaia di musim balap 2026. Ia akan kembali berduet dengan Marc Marquez di tim pabrikan Ducati, menghadapi tantangan baru setelah musim 2025 yang penuh pelajaran.

