IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Pemerintah, Pengusaha Kirim Bantuan Sumatra dengan Kapal TNI AL; Ajak Bersatu

Jakarta – Pemerintah bersama pengusaha menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Pulau Sumatra melalui Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut. Bantuan diangkut menggunakan KRI Semarang 594 dari Tanjung Priok.

Bantuan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan, termasuk PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi bantuan dari masyarakat dan filantropi yang digerakkan pengusaha jalan tol Jusuf Hamka.

AHY menantikan kebaikan hati pengusaha lain untuk membantu masyarakat di daerah bencana. "Terima kasih pada para tokoh yang sudah hadir, tentunya juga menjadi bagian dari kepedulian termasuk filantropi, Pak Jusuf Hamka. Selalu kita nantikan kebaikan hati Bapak untuk bisa memberikan atau turut membantu masyarakat kita yang ada di daerah bencana," katanya.

AHY menyebut bantuan sangat diharapkan para korban terdampak bencana karena kondisi mereka sangat sulit. Ia mengingatkan masyarakat Indonesia untuk bersatu membantu meringankan beban para korban. Data yang diterimanya menunjukkan ada 300-400 ribu korban terdampak yang masih tinggal di shelter pengungsian. "Jangan pernah menyerah untuk terus memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh," ujarnya.

Jusuf Hamka menjelaskan bantuan yang dikirim berupa bahan makanan pokok, kebutuhan bayi dan ibu, serta kebutuhan harian dan kesehatan. Ia mengaku sudah menganggarkan program CSR selama setahun ke depan untuk membantu para korban bencana. Bantuan diterima langsung Komando Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara untuk dikirim ke Pulau Sumatra.

OMG Rayakan Transformasi Perempuan Indonesia di JFC 2026

"Hari ini kami mengirimkan bantuan via Kolinlamil yang dibawa KRI Semarang 594, dan kami menganggarkan untuk CSR tahun depan kami tarik kemari (untuk bantuan korban bencana), ya ada ratusan miliar kami anggarkan," ujar Jusuf Hamka.

Selain melalui kapal TNI AL, bantuan juga dikirim melalui Lembaga Matahari Pagi, Organisasi KNPI, dan Kantor Staf Presiden (KSP). Jusuf Hamka mengajak masyarakat bersatu dengan relawan dan pemerintah memulihkan kondisi korban dan daerah terdampak bencana. Ia menegaskan pemerintah telah bekerja keras untuk memulihkan kondisi para korban.

"Sebagai warga negara kita wajib membantu negeri, negeri sedang susah, negeri sedang berduka, ayo kita bergandengan tangan, baik cerdik pandai, pengusaha, baik relawan, yuk kita sama-sama, pasti ini kita bisa menanggulangi kalau kita bersatu," ungkapnya.

Jusuf Hamka menyayangkan masih ada pihak yang mengkritik kerja keras pemerintah. Menurutnya, pemerintah sudah bekerja keras sejak hari pertama tanpa sorotan kamera. Ia mengajak semua pihak menyamakan persepsi untuk kebaikan korban dan ikut bergotong royong membantu para korban bencana.

"Mau pampers, mau kasur, torn air bersih, makanan biskuit kita bantu, kalau tidak bisa, jangan kita pandai mengkritik, tetapi kita pandai berdoa saja, kasih doa saja," tegasnya. "Kalau di agama saya itu, ‘sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat orang banyak," pungkasnya.

Kemnaker Perkuat Vokasi dan Green Office di HUT ke-79

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 22 Desember 2025, bencana di Pulau Sumatera merenggut 1.090 korban jiwa, 186 orang hilang, dan 7 ribu orang terluka. Banjir dan tanah longsor di tiga provinsi ini juga membuat 147.236 rumah rusak, merusak 219 fasilitas kesehatan, 145 jembatan, dan 434 rumah ibadah.

Komentar