Bandung – Persib Bandung resmi melepas asisten pelatih fisik, Miro Petric, seiring berakhirnya kompetisi Super League musim 2025/26. Kepergian sosok asal Kroasia tersebut menjadi langkah awal perombakan staf kepelatihan Maung Bandung dalam menyongsong musim kompetisi 2026/27.
Keputusan ini mengakhiri masa bakti Petric yang telah berlangsung selama dua musim terakhir. Selama periode kerjanya, ia dikenal sebagai arsitek utama di balik ketahanan fisik pemain, yang menjadi kunci konsistensi Persib saat melakoni jadwal padat di kompetisi domestik maupun turnamen internasional.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, secara resmi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Petric selama masa tugasnya. Menurut Adhitia, kedisiplinan yang diterapkan Petric selama ini telah memberikan dampak signifikan terhadap performa skuad di lapangan.
“Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib Bandung. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib Bandung,” ujar Adhitia.
Petric tercatat bergabung dengan Persib Bandung pada awal musim 2023/24, datang bersamaan dengan pelatih kepala Bojan Hodak. Selama dua musim masa kerjanya, ia terlibat aktif dalam periode emas klub, termasuk andilnya dalam kesuksesan Persib meraih gelar juara liga tiga musim secara berturut-turut. Catatan tersebut kini menjadi salah satu torehan sejarah paling membanggakan dalam perjalanan panjang klub kebanggaan warga Jawa Barat ini.
Selama menjalankan tugasnya di Bandung, Petric membangun kolaborasi erat dengan jajaran staf pelatih lainnya, termasuk Goran Paulic, Igor Tolic, Yaya Sunarya, serta tim pelatih kiper yang terdiri dari Luizinho Passos, Mario Jozic, dan I Made Wirawan. Sinergi di antara para staf ini dinilai menjadi elemen krusial dalam menciptakan iklim profesional di internal tim yang berujung pada keberhasilan meraih target-target besar.
Manajemen Persib menegaskan bahwa peran Petric dalam membangun fondasi fisik pemain akan selalu menjadi catatan penting dalam perjalanan klub. Meski tidak lagi menjadi bagian dari staf kepelatihan untuk musim depan, kontribusinya tetap diakui sebagai bagian integral dari era kejayaan klub saat ini.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya. Hatur nuhun atas seluruh dedikasi dan kontribusinya untuk Persib Bandung,” tambah Adhitia.
Hingga saat ini, manajemen Persib belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai siapa pengganti posisi asisten pelatih fisik tersebut. Fokus manajemen saat ini masih tertuju pada evaluasi menyeluruh staf kepelatihan guna meramu komposisi tim yang lebih solid untuk menghadapi tantangan kompetisi musim 2026/27 mendatang.

