Samarinda – Situasi sempat kondusif saat sejumlah anggota DPRD Kaltim menemui pendemo.
Aksi unjuk rasa yang diinisiasi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil ini bertujuan mendesak DPRD Kaltim untuk segera menggunakan hak angket serta interpelasi terhadap Gubernur Kaltim.
Koordinator Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Irma Suryani, menyatakan pihaknya menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan belanja daerah yang dinilai tidak peka terhadap kesusahan rakyat saat ini.
"Kami mempertanyakan urgensi penggunaan anggaran daerah senilai Rp25 miliar untuk renovasi rumah jabatan gubernur yang mencakup pengadaan fasilitas hiburan, seperti meja biliar dan sejumlah barang mewah lain," ujarnya.
Komentar

