Bandung -, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar Forum Investasi Nasional 2025 di Hotel Pullman Bandung Grand Central pada Kamis, 13 November 2025. Forum ini menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan berdaya saing tinggi, sembari menyoroti potensi besar Kota Bandung sebagai destinasi investasi.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyatakan bahwa investasi merupakan kontributor vital bagi perekonomian nasional. Ia berharap pemilihan Kota Bandung sebagai tuan rumah dapat mendongkrak minat investor untuk menanamkan modal di wilayah tersebut.
“Investasi adalah komponen kedua terbesar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui forum ini, kami memastikan setiap investasi yang masuk benar-benar bernilai tambah dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Todotua.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik inisiatif Forum Investasi Nasional 2025. Menurutnya, kunci percepatan investasi terletak pada pembangunan kepercayaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Sementara itu, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menekankan pentingnya kolaborasi ‘triple helix’ antara pemerintah, industri, dan akademisi. Sinergi ini, kata Nurul, esensial untuk mendorong inovasi dan efisiensi pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
“Forum ini bukan sekadar promosi peluang investasi, melainkan upaya memperkuat sinergi lintas sektor agar inovasi dan efisiensi menjadi kekuatan utama ekonomi nasional,” jelas Nurul. Ia menambahkan, Jawa Barat saat ini memimpin dengan capaian investasi terbesar, dan pihaknya bertekad memperluas keberhasilan tersebut secara nasional.
Data Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. Pada Triwulan III 2025, nilai investasi di Jawa Barat mencapai Rp77,1 triliun, menyumbang sekitar 15,7 persen dari total nasional.
Angka ini merepresentasikan peningkatan signifikan sebesar 36,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp56,57 triliun.
Nurul melanjutkan, strategi pembangunan investasi nasional kini berfokus pada penciptaan ekosistem berkelanjutan, selaras dengan gerakan global ‘sustainability’. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Bandung akan mengadakan Bandung Invest Forum pada Senin, 17 November 2025, guna mempercepat realisasi investasi di daerah.


