Jakarta – Kia mempertegas layanan purna jual di Indonesia dengan memperluas standar perawatan berkala dan memperpanjang perlindungan kendaraan, termasuk untuk model elektrifikasi. Langkah ini diarahkan untuk memberi pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman, efisien, dan selaras dengan arah transisi kendaraan listrik di Tanah Air.
VP Operations Kia Sales Indonesia Harry Yanto menyebut layanan purna jual sebagai bagian dari janji perusahaan kepada pelanggan. Ia menegaskan, kenyamanan pemilik kendaraan harus terjaga bukan hanya saat pembelian, tetapi selama kendaraan digunakan.
Sebagai bentuk implementasi, Kia menghadirkan program “Kia Total Care” untuk The all-new Carens dan The new Sonet. Program ini memberikan gratis biaya jasa perawatan berkala hingga empat tahun serta garansi kendaraan sampai tujuh tahun atau 200.000 kilometer.
Kia juga menanggung jaminan suku cadang selama 12 bulan atau 20.000 kilometer untuk seluruh unit yang dipasarkan. Kebijakan ini ditujukan untuk menekan biaya operasional konsumen dalam menjalani perawatan rutin.
Untuk model lain seperti The Kia Carnival dan The Kia EV9 GT-Line, Kia menetapkan garansi lima tahun atau 150.000 kilometer. Perusahaan menempatkan skema ini sebagai standar jaminan kualitas jangka panjang bagi para pemilik kendaraan.
Di sisi lain, Kia memberi perhatian khusus pada kendaraan elektrifikasi. Pemilik The Kia EV9 dan varian hybrid pada The Kia Carnival memperoleh perlindungan garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.
Harry mengatakan seluruh program tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan premium dengan standar global. Menurut dia, Kia ingin memastikan layanan yang diberikan tetap praktis, konsisten, dan berkelanjutan.
“Layanan purna jual bukan sekadar servis berkala. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman penggunaan yang nyaman serta didukung layanan yang berkelanjutan,” ujar Harry.

