Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya membina generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga jati diri daerah sebagai “Kota Serambi Mekkah”. Salah satu langkah yang ditempuh ialah menggelar Wirid Remaja Masjid se-Kota Padang Panjang yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) DPD BKPRMI Kota periode 2025-2030 di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Ahad (24/5/2026).
Forum tersebut tidak hanya dimaknai sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai ruang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mendorong remaja agar lebih aktif memakmurkan masjid. Kehadiran pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat juga menjadi penanda bahwa pembinaan karakter dipandang sebagai kerja bersama.
Mewakili Wali Kota Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra menyoroti pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembentukan akhlak anak muda. Ia mengajak remaja untuk kembali dekat dengan rumah ibadah dan menjadikannya tempat belajar sekaligus berkegiatan positif di tengah tantangan sosial yang kian kompleks.
“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Ayo ke masjid lagi, ramaikan masjid,” kata Allex saat membuka kegiatan tersebut.
Allex menilai remaja saat ini berhadapan dengan persoalan serius, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga menurunnya adab dan akhlak. Karena itu, menurut dia, masjid harus dibuat lebih nyaman dan menarik agar menjadi ruang yang diminati generasi muda.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota siap mendukung berbagai inisiatif kepemudaan berbasis keagamaan. Dukungan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari komitmen menjaga marwah daerah.
Di sisi lain, Ketua DPD BKPRMI Kota Padang Panjang, Syafriadi, menyebut Raker periode 2025-2030 sebagai pijakan penting dalam menyusun arah kerja organisasi lima tahun ke depan. BKPRMI, kata dia, ingin menghadirkan pola pembinaan yang lebih inovatif dan mampu memperkuat akhlak remaja sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka di kegiatan masyarakat.
“Melalui langkah ini, kami berharap lahir generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPW BKPRMI Sumatera Barat, Maisar Munaf, yang memberi motivasi kepada peserta. Dalam arahannya, ia menekankan peran penting remaja masjid sebagai garda terdepan penjaga akidah dan masa depan generasi Islam.
Sejumlah camat, lurah, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat turut hadir dalam agenda tersebut. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat menghadirkan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya karakter generasi muda di Padang Panjang.

