Ekonomi

Bapanas Perpanjang Penyaluran Bantuan Pangan hingga Juni 2024

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi memperpanjang masa penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret 2026 hingga Juni mendatang. Kebijakan ini diambil guna memastikan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan hak bantuan mereka secara optimal sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi teknis di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa percepatan distribusi ini menjadi instrumen penting pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan dinamika harga pangan pokok di masyarakat.

Bapanas telah menginstruksikan Perum Bulog untuk segera menggenjot penyaluran, mengingat realisasi hingga saat ini baru mencapai sekitar 34 persen. Pemerintah menargetkan distribusi sisa pagu bantuan dapat tuntas hingga akhir Juni 2026.

Total volume minyak goreng yang akan didistribusikan mencapai 132,9 ribu kiloliter. Hingga 20 Mei, sebanyak 46,2 ribu kiloliter telah disalurkan kepada 11,5 juta KPM, dengan sisa pagu sebesar 86,8 ribu kiloliter yang akan dikebut dalam dua bulan ke depan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan harga Minyakita di pasaran yang saat ini masih berada sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Ketut menjelaskan, dengan alokasi 4 liter minyak goreng per KPM, bantuan ini secara signifikan mengurangi beban belanja masyarakat.

CGI Luncurkan Cendekia Proteksi, Ubah Layanan Asuransi Syariah

Stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) saat ini dipastikan cukup untuk mendukung program tersebut. Bulog tercatat mengelola stok minyak goreng sebanyak 89 ribu kiloliter, sementara ID FOOD menyiapkan 700 kiloliter.

Selain minyak goreng, Bapanas juga terus mengawal distribusi bantuan beras. Hingga 21 Mei 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan komoditas beras telah menyentuh angka 248,4 ribu ton.

Pemerintah optimistis bahwa percepatan distribusi bantuan pangan secara serentak ini akan berdampak langsung pada stabilisasi harga di tingkat konsumen, sekaligus memperkuat aksesibilitas pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

06

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

07

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com