Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk masyarakat umum dengan kuota 30.000 peserta. Pendaftaran berlangsung mulai 19 Mei sampai 9 Juni 2026.
Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan skema pendaftaran tahun ini dibuat lebih terpadu dan terbuka. Menurut dia, seluruh tahapan administrasi dipusatkan lewat portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker.
“Seluruh proses pendaftaran kami desain agar mudah diakses dan transparan. Peserta cukup mengikuti alur melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker mulai dari pembuatan akun hingga asesmen kesiapan,” kata Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
Calon peserta diminta masuk ke situs skillhub.kemnaker.go.id melalui akun SIAPkerja. Mereka yang baru pertama kali mendaftar harus membuat akun, lalu melengkapi profil sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Setelah itu, peserta mengisi Asesmen Penilaian Diri dan Asesmen Potensi Diri (SPI) untuk mengetahui minat serta kesesuaian bidang pelatihan. Dari proses ini, peserta kemudian dapat memilih maksimal tiga program kejuruan di balai pelatihan yang sama.
Tahap berikutnya adalah Asesmen Siap Latih yang tersedia di menu Aktivitas pada portal SIAPkerja. Tes tersebut mencakup kemampuan dasar, mulai dari pengetahuan umum, verbal, numerik, hingga figural.
Seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada 10-17 Juni 2026. Hasilnya diumumkan pada 18 Juni 2026, sedangkan kick off dan orientasi pelatihan akan dimulai 22 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos akan memperoleh sejumlah fasilitas, termasuk pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Mereka juga berhak atas sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari BNSP. Untuk peserta yang memenuhi kriteria, Kemnaker juga menyiapkan fasilitas asrama.


