Ekonomi

Keyakinan Investor Meningkat Usai Bertemu Prabowo, Ini Kata Rosan!

JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam setiap kunjungan kenegaraan menjadi kunci dalam meyakinkan investor asing. Pertemuan tatap muka antara Presiden dan para pengusaha terbukti efektif membangun kepercayaan terhadap iklim investasi di Indonesia.

Rosan menuturkan, Presiden Prabowo rutin meluangkan waktu khusus untuk berdiskusi dengan 10 hingga 12 investor utama di setiap negara tujuan, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Cina. Durasi pertemuan tersebut pun tergolong panjang, yakni minimal tujuh hingga delapan jam.

Dalam diskusi intensif tersebut, para investor dapat mendengar langsung penjelasan mengenai regulasi, kebijakan, serta solusi atas tantangan investasi di Indonesia. Langkah ini dinilai memberikan dampak positif karena investor merasa mendapatkan kepastian langsung dari orang nomor satu di Indonesia.

Terkait data ekonomi, Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp498,8 triliun. Angka ini meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebesar Rp465,2 triliun. Capaian ini telah memenuhi 24,4 persen dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun dan berhasil menyerap 706.569 tenaga kerja.

Investasi asing (PMA) mendominasi dengan nilai Rp250 triliun atau berkontribusi 50,1 persen terhadap total realisasi. Secara tahunan, nilai PMA tumbuh 8,5 persen. Rosan menilai, lonjakan ini dipicu oleh terjaganya stabilitas politik dan ekonomi nasional, serta respons positif investor terhadap kebijakan investasi pemerintah.

Astra International Bagikan Dividen Rp390 per Saham, Total Rp15,66 Triliun

Singapura memuncaki daftar negara investor terbesar dengan nilai US$4,6 miliar, diikuti oleh Hong Kong sebesar US$2,7 miliar, dan Cina dengan US$2,2 miliar. Sementara itu, Malaysia dan Jepang menyusul dengan nilai investasi masing-masing sebesar US$1,3 miliar dan US$1 miliar.

Di sisi lain, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp248,8 triliun atau menyumbang 49,9 persen terhadap total investasi, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 6 persen.

Distribusi investasi dalam negeri menunjukkan tren positif di luar Pulau Jawa dengan realisasi mencapai Rp251,3 triliun atau naik 6,5 persen secara tahunan. Sementara itu, realisasi PMDN di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp247,5 triliun, meningkat 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com